Pernah bertanya-tanya apa sebenarnya yang menentukan nilai nyata sebuah perusahaan di pasar? Semuanya kembali ke satu metrik fundamental yang kebanyakan investor tidak pikirkan cukup matang - saham beredar.



Inilah halnya: ketika orang berbicara tentang kapitalisasi pasar sebuah perusahaan, mereka mengalikan harga saham dengan jumlah saham yang benar-benar beredar. Bagian kedua ini yang kita sebut saham beredar. Bukan saham yang secara teoritis bisa diterbitkan perusahaan (itu disebut saham yang diotorisasi), tetapi yang benar-benar dipegang oleh investor saat ini.

Izinkan saya menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi di sini. Sebuah perusahaan mungkin secara hukum diizinkan untuk menerbitkan jauh lebih banyak saham daripada yang saat ini beredar. Jumlah maksimum itu adalah saham yang diotorisasi. Tetapi saham beredar adalah saham nyata yang diperdagangkan - dipegang oleh investor institusional, trader ritel, orang dalam perusahaan, kita semua. Perbedaan ini penting karena secara langsung mempengaruhi bagaimana Anda menghitung nilai sebenarnya dari sebuah perusahaan.

Pikirkan matematika sebentar. Jika sebuah perusahaan telah menerbitkan total 10 juta saham tetapi membeli kembali 1 juta di antaranya (saham treasury), maka tersisa 9 juta saham beredar. Angka 9 juta ini yang penting untuk perhitungan valuasi Anda. Ketika Anda melihat harga saham dan ingin tahu kapitalisasi pasar, Anda mengalikan harga tersebut dengan saham beredar ini secara khusus.

Mengapa ini penting bagi Anda sebagai investor? Karena saham beredar mempengaruhi segalanya. Ketika sebuah perusahaan menghitung laba per saham, mereka membagi laba dengan saham beredar. Lebih banyak saham beredar berarti EPS lebih rendah, bahkan jika laba tetap sama. Logika yang sama berlaku untuk dividen per saham. Ini bukan sekadar angka - ini fondasi bagaimana Anda menilai apakah sebuah saham sebenarnya murah atau mahal.

Perusahaan juga secara aktif mengelola angka ini. Ketika mereka ingin mengumpulkan modal, mereka menerbitkan saham baru, yang mengencerkan pemegang saham yang ada tetapi membawa masuk uang tunai. Ketika mereka ingin memberi penghargaan kepada pemegang saham dan menunjukkan kepercayaan diri, mereka melakukan buyback saham, mengurangi jumlah saham beredar dan berpotensi meningkatkan metrik per saham. Pembagian saham (stock split) bekerja secara berbeda - mereka menggandakan saham beredar secara proporsional sambil memotong harga saham, membuat saham lebih terjangkau tanpa mengubah nilai perusahaan secara nyata.

Anda dapat dengan mudah menemukan saham beredar di neraca perusahaan mana pun, biasanya di bagian ekuitas pemegang saham. Pengajuan SEC seperti laporan 10-K dan 10-Q memiliki data ini. Platform keuangan seperti Yahoo Finance atau Bloomberg menampilkannya tepat di samping kapitalisasi pasar dan metrik utama lainnya.

Intisari sebenarnya di sini adalah bahwa memahami saham beredar memberi Anda jendela ke dalam strategi keuangan sebuah perusahaan. Apakah mereka terus menerbitkan saham baru? Itu menandakan penggalangan modal tetapi juga potensi dilusi. Membeli kembali saham? Itu sering menjadi sinyal kepercayaan manajemen dan fokus pada nilai pemegang saham. Langkah-langkah ini memberi tahu Anda sesuatu tentang ke mana perusahaan berpikir akan menuju.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan