Perpetual contracts sedang menjadi jembatan baru yang menghubungkan kripto dan Wall Street.


Kemunculan kontrak perpetual ekuitas memungkinkan aset seperti saham tradisional, ETF, dan lainnya untuk diperdagangkan dengan leverage perpetual seperti mata uang kripto.
Ini bukan hanya inovasi produk, tetapi juga berarti likuiditas dan dana institusional dari keuangan tradisional sedang mengalir ke pasar kripto melalui jalur derivatif.
Dukungan utama berasal dari kebutuhan institusi akan alat lindung nilai yang efisien.
Opsi dan futures tradisional memiliki tanggal kedaluwarsa, sementara kontrak perpetual menggunakan mekanisme biaya dana untuk memungkinkan posisi tanpa batas waktu, lebih cocok untuk market maker dan dana kuantitatif.
Peluncuran futures volatilitas Bitcoin CME juga membuktikan hal ini—volatilitas itu sendiri menjadi aset yang dapat diperdagangkan.
Namun, risiko juga ada: model penetapan harga kontrak perpetual ekuitas bergantung pada oracle dan biaya dana, yang dalam kondisi ekstrem dapat menyebabkan reaksi chain liquidation.
Selain itu, sikap regulasi masih belum jelas; jika SEC menganggapnya sebagai derivatif sekuritas, biaya kepatuhan akan meningkat secara signifikan.
Ini bukan sekadar “katalisator pasar bullish”, melainkan struktur pasar sedang ditulis ulang.
Memahami perubahan ini lebih penting daripada sekadar menebak kenaikan atau penurunan.
$btc #cme
BTC0,53%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan