Belakangan ini saya kembali mempelajari pola harmonik, dan menemukan banyak orang masih memiliki pemahaman yang keliru tentang pola kelelawar bearish. Berbeda dengan versi bullish, pola kelelawar bearish sebenarnya adalah sinyal pembalikan yang cukup cerdik, layak untuk dianalisis secara mendalam.



Pertama, tentang struktur. Leg XA dari pola kelelawar bearish turun, kemudian leg AB akan kembali naik ke posisi 38% atau 50% dari XA, titik B ini sangat penting. Jika retracement di titik B melebihi 50% terlalu banyak, bisa berubah menjadi pola Gartley, jadi ketepatan sangat penting. Selanjutnya, leg BC akan memantul kembali dari 38% hingga 88% dari leg AB, dan akhirnya leg CD akan bergerak naik, berhenti di sekitar 88% retracement dari XA. Ketika leg CD selesai, pola kelelawar bearish baru benar-benar terbentuk, saat itu harga seharusnya mulai berbalik turun.

Dari segi trading, pola kelelawar bearish sebenarnya adalah kebalikan. Kita masuk posisi jual di retracement 88% dari XA dengan order limit, stop loss ditempatkan di atas titik tertinggi ayunan X. Target profit dibagi menjadi tiga tingkat: target pertama di titik tertinggi ayunan B, target kedua di titik terendah ayunan C, dan target ketiga di titik terendah ayunan A. Strategi multi-target ini memungkinkan fleksibilitas keluar pada berbagai tingkat keuntungan.

Contoh nyata akan membuatnya lebih jelas. Pergerakan GBP terhadap CAD pernah menunjukkan pola kelelawar bearish yang sangat textbook. Leg XA turun dengan tajam, kemudian titik B berakhir di sekitar 53%, sedikit lebih dalam dari standar 50%, tapi masih dalam batas yang dapat diterima. Setelah leg BC sedikit memantul, leg CD mulai naik, saat itulah saat yang tepat untuk menempatkan order limit. Menariknya, harga akhirnya bahkan menyentuh retracement 97% dari XA, membentuk double top, dan candle terakhir dari leg CD adalah pin bar, yang semakin memperkuat sinyal pembalikan bearish.

Harga kemudian benar-benar turun, target pertama ditembus, target kedua juga tercapai. Meskipun kemudian ada rebound, stop loss kita sudah ditempatkan dengan baik, sehingga akhirnya transaksi ini tetap menguntungkan. Inilah mengapa pola kelelawar bearish begitu populer—karena retracement yang dalam memungkinkan kita menempatkan stop loss relatif kecil di dekat X, sehingga rasio risiko-imbalan cukup menarik.

Secara keseluruhan, pola kelelawar bearish termasuk dalam empat pola harmonik utama bersama Gartley, Butterfly, dan Crab. Di antara pola-pola ini, kelelawar bearish karena membutuhkan retracement yang cukup dalam untuk konfirmasi, justru memberikan rasio risiko-imbalan terbaik. Jika Anda ingin menemukan titik pembalikan dengan probabilitas tinggi di chart, belajar mengenali dan trading pola kelelawar bearish adalah keharusan.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan