Sebuah data yang diabaikan: Pada Q1 2026, volume perdagangan kontrak abadi RWA mencapai 524,7 miliar dolar AS, melonjak 1666% secara tahunan. Ini bukan lagi narasi pinggiran, melainkan sinyal nyata dari penggabungan antara kripto dan Wall Street.


Secara struktural, komoditas besar masih mendominasi (sekitar 70-95%), tetapi pangsa kontrak abadi saham dan ETF telah naik menjadi 6% dan 5,3%. Pangsa produk HIP-3 dari Hyperliquid melonjak dari 2,8% menjadi 28,6%, dan rata-rata kontrak yang belum ditutup per hari meningkat dari 850 juta menjadi 4,82 miliar dolar AS.
Dukungan utama berasal dari masuknya trader TradFi: trader ritel Korea bertaruh pada kontrak SK Hynix, kontrak abadi saham AS bersaing dengan Nvidia dan Tesla. Derivatif kripto sedang menjadi “pintu masuk leverage” untuk aset tradisional, sementara spot tokenisasi malah sepi—menggambarkan preferensi risiko agresif pengguna di dunia kripto.
Tapi berhati-hatilah: esensi kontrak abadi RWA tetaplah permainan leverage tinggi. Lonjakan volume kontrak tidak berarti permintaan aset dasar, melainkan lebih kepada spekulasi dan arbitrase. Jika likuiditas makro melonggar atau regulasi diperketat, kontrak ini bisa menjadi “tong kosong di pipa” yang meledak.
Satu kalimat: Pipa Wall Street sedang ditulis ulang oleh derivatif kripto, tetapi kerentanannya juga semakin diperbesar.
HYPE-2,62%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan