Pasar Kripto di Ujung Tanduk: Bear Market atau Peluang Emas? Bayangkan Bitcoin (BTC) sebagai kapal raksasa yang baru saja terhempas badai, tenggelam ke US$76.598 turun 18% dalam sebulan dengan Indeks Ketakutan & Keserakahan mencatat angka 24, sinyal “ketakutan ekstrem” yang membakar semangat panic selling. Veteran Wall Street dengan 20 tahun pengalaman ini melihat pola lama: euforia runtuh, ketakutan menguasai, dan pasar mencuci tangan lemah. Konferensi KTT Kripto Gedung Putih pekan lalu, dengan perintah eksekutif Crypto Reserve yang tak kunjung jelas, memicu volatilitas tambahan. Pertanyaannya: apakah ini awal pasar beruang atau hanya guncangan sementara sebelum rebound? Jawabannya ada di ketahanan level US$75.000 jika bertahan, titik terendah lokal mungkin sudah dekat. Token AI Terpuruk: Dari Bintang Jadi Beban Sementara Bitcoin berdarah, token Artificial Intelligence seperti FET dan RNDR jadi korban paling parah, anjlok lebih dari 20% dalam sepekan, diikuti LDO, NEXO, dan UNI yang turun 10-15%. Ironis, karena narasi AI sempat jadi primadona kuartal ini sekarang, ketakutan resesi mendorong investor lari ke aset aman, meninggalkan altcoin spekulatif dalam debu. Tapi di sini letak value-nya: koreksi brutal ini menciptakan harga undervalued yang menggoda. Pengalaman Wall Street mengajarkan bahwa saat pasar panik, justru saatnya mencari permata tersembunyi dan token seperti FET (target US$1,50) atau RNDR (US$3,50) bisa jadi tiket emas bagi yang berani. Strategi Cerdas di Tengah Kekacauan Di tengah badai, ada strategi: beli bertahap saat BTC menyentuh US$74.000-US$76.000, tambah porsi jika jatuh ke US$70.000, dan incar altcoin kuat seperti ETH (US$2.200), SOL (US$130), serta LINK (US$12). Daftar pantauan ini bukan sembarang tebakan ini hasil analisis tajam dari dua dekade menyaksikan siklus pasar. Pesan dari Wall Street jelas: “Jangan takut pada ketakutan.” Ketika darah mengalir di jalanan kripto, peluang tercipta. Dengan alokasi 60% BTC, 30% altcoin blue-chip, dan 10% token AI, Anda bisa menunggangi volatilitas ini menuju profit jika Anda punya nyali dan kesabaran.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
#Has the Crypto Market Entered a Bear Market?
Pasar Kripto di Ujung Tanduk: Bear Market atau Peluang Emas?
Bayangkan Bitcoin (BTC) sebagai kapal raksasa yang baru saja terhempas badai, tenggelam ke US$76.598 turun 18% dalam sebulan dengan Indeks Ketakutan & Keserakahan mencatat angka 24, sinyal “ketakutan ekstrem” yang membakar semangat panic selling. Veteran Wall Street dengan 20 tahun pengalaman ini melihat pola lama: euforia runtuh, ketakutan menguasai, dan pasar mencuci tangan lemah. Konferensi KTT Kripto Gedung Putih pekan lalu, dengan perintah eksekutif Crypto Reserve yang tak kunjung jelas, memicu volatilitas tambahan. Pertanyaannya: apakah ini awal pasar beruang atau hanya guncangan sementara sebelum rebound? Jawabannya ada di ketahanan level US$75.000 jika bertahan, titik terendah lokal mungkin sudah dekat.
Token AI Terpuruk: Dari Bintang Jadi Beban
Sementara Bitcoin berdarah, token Artificial Intelligence seperti FET dan RNDR jadi korban paling parah, anjlok lebih dari 20% dalam sepekan, diikuti LDO, NEXO, dan UNI yang turun 10-15%. Ironis, karena narasi AI sempat jadi primadona kuartal ini sekarang, ketakutan resesi mendorong investor lari ke aset aman, meninggalkan altcoin spekulatif dalam debu. Tapi di sini letak value-nya: koreksi brutal ini menciptakan harga undervalued yang menggoda. Pengalaman Wall Street mengajarkan bahwa saat pasar panik, justru saatnya mencari permata tersembunyi dan token seperti FET (target US$1,50) atau RNDR (US$3,50) bisa jadi tiket emas bagi yang berani.
Strategi Cerdas di Tengah Kekacauan
Di tengah badai, ada strategi: beli bertahap saat BTC menyentuh US$74.000-US$76.000, tambah porsi jika jatuh ke US$70.000, dan incar altcoin kuat seperti ETH (US$2.200), SOL (US$130), serta LINK (US$12). Daftar pantauan ini bukan sembarang tebakan ini hasil analisis tajam dari dua dekade menyaksikan siklus pasar. Pesan dari Wall Street jelas: “Jangan takut pada ketakutan.” Ketika darah mengalir di jalanan kripto, peluang tercipta. Dengan alokasi 60% BTC, 30% altcoin blue-chip, dan 10% token AI, Anda bisa menunggangi volatilitas ini menuju profit jika Anda punya nyali dan kesabaran.