Penghapusan batas posisi Nasdaq pada opsi ETF Bitcoin dan Ethereum spot dianggap sebagai tonggak penting di pasar derivatif kripto. Perubahan ini, yang mulai berlaku dengan persetujuan SEC yang dipercepat pada Januari 2026, sepenuhnya menghilangkan batas kontrak 25.000 yang sebelumnya diterapkan. Opsi ini sekarang tunduk pada aturan standar yang sama seperti produk komoditas tradisional seperti emas, minyak, atau ETF ekuitas besar.
Dampak utama dari penghapusan batas posisi adalah:
1. Peningkatan partisipasi investor institusional
Hedge fund besar, manajer aset, dan pelaku pasar kini dapat memegang posisi yang jauh lebih besar dalam satu akun. Sebelumnya, batas kontrak 25.000 membuat sulit untuk menerapkan strategi yang membutuhkan modal besar (misalnya, lindung nilai skala besar, menulis call tertutup, atau posisi spread yang kompleks). Dengan dihapusnya batas ini, pelaku institusional dapat lebih efektif melindungi eksposur Bitcoin dan Ethereum mereka atau mengambil posisi spekulatif.
2. Peningkatan Likuiditas dan Kedalaman Pasar
Memungkinkan posisi yang lebih besar meningkatkan volume perdagangan dan open interest di pasar opsi. Ini memudahkan pelaku pasar untuk menyediakan likuiditas dengan spread yang lebih lebar, yang umumnya menurunkan biaya perdagangan dan meningkatkan penemuan harga. Beberapa analisis menunjukkan bahwa perubahan ini akan semakin meningkatkan open interest yang sudah tinggi di opsi Bitcoin (yang mencapai miliaran dolar pada pertengahan 2026).
3. Percepatan Integrasi Aset Kripto ke dalam Sistem Keuangan Utama
Membawa opsi ETF kripto ke tingkat yang sama dengan ETF komoditas tradisional adalah tanda bahwa regulator melihat pasar kripto sebagai pasar yang matang dan cukup terlindungi dari manipulasi. Ini mendorong institusi konservatif seperti dana pensiun dan endowmen untuk mengambil pendekatan yang lebih santai terhadap derivatif kripto.
4. Potensi Risiko dan Pengawasan
Batas posisi diterapkan untuk mengurangi risiko manipulasi pasar, cornering, atau spekulasi berlebihan. Penghapusan batas ini secara teori dapat meningkatkan risiko tersebut; namun, Nasdaq dan SEC berpendapat bahwa kekhawatiran ini dapat dikelola berkat mekanisme pengawasan yang ada, proses penciptaan/penebusan ETF, dan likuiditas yang tinggi. SEC tetap memiliki wewenang untuk menangguhkan aturan ini dalam waktu 60 hari, dan komentar publik terus berlangsung.
Akhirnya, langkah ini membuat pasar derivatif kripto menjadi lebih matang, likuid, dan berfokus pada institusi. Dalam jangka pendek, ini mendukung peningkatan volume opsi, dan dalam jangka panjang, mendukung Bitcoin dan Ethereum menjadi kelas aset yang lebih terintegrasi dengan instrumen keuangan tradisional. Peserta pasar percaya bahwa perubahan ini akan menjadi katalisator pertumbuhan perdagangan opsi sepanjang 2026.
#ETF
$BTC $ETH
Dampak utama dari penghapusan batas posisi adalah:
1. Peningkatan partisipasi investor institusional
Hedge fund besar, manajer aset, dan pelaku pasar kini dapat memegang posisi yang jauh lebih besar dalam satu akun. Sebelumnya, batas kontrak 25.000 membuat sulit untuk menerapkan strategi yang membutuhkan modal besar (misalnya, lindung nilai skala besar, menulis call tertutup, atau posisi spread yang kompleks). Dengan dihapusnya batas ini, pelaku institusional dapat lebih efektif melindungi eksposur Bitcoin dan Ethereum mereka atau mengambil posisi spekulatif.
2. Peningkatan Likuiditas dan Kedalaman Pasar
Memungkinkan posisi yang lebih besar meningkatkan volume perdagangan dan open interest di pasar opsi. Ini memudahkan pelaku pasar untuk menyediakan likuiditas dengan spread yang lebih lebar, yang umumnya menurunkan biaya perdagangan dan meningkatkan penemuan harga. Beberapa analisis menunjukkan bahwa perubahan ini akan semakin meningkatkan open interest yang sudah tinggi di opsi Bitcoin (yang mencapai miliaran dolar pada pertengahan 2026).
3. Percepatan Integrasi Aset Kripto ke dalam Sistem Keuangan Utama
Membawa opsi ETF kripto ke tingkat yang sama dengan ETF komoditas tradisional adalah tanda bahwa regulator melihat pasar kripto sebagai pasar yang matang dan cukup terlindungi dari manipulasi. Ini mendorong institusi konservatif seperti dana pensiun dan endowmen untuk mengambil pendekatan yang lebih santai terhadap derivatif kripto.
4. Potensi Risiko dan Pengawasan
Batas posisi diterapkan untuk mengurangi risiko manipulasi pasar, cornering, atau spekulasi berlebihan. Penghapusan batas ini secara teori dapat meningkatkan risiko tersebut; namun, Nasdaq dan SEC berpendapat bahwa kekhawatiran ini dapat dikelola berkat mekanisme pengawasan yang ada, proses penciptaan/penebusan ETF, dan likuiditas yang tinggi. SEC tetap memiliki wewenang untuk menangguhkan aturan ini dalam waktu 60 hari, dan komentar publik terus berlangsung.
Akhirnya, langkah ini membuat pasar derivatif kripto menjadi lebih matang, likuid, dan berfokus pada institusi. Dalam jangka pendek, ini mendukung peningkatan volume opsi, dan dalam jangka panjang, mendukung Bitcoin dan Ethereum menjadi kelas aset yang lebih terintegrasi dengan instrumen keuangan tradisional. Peserta pasar percaya bahwa perubahan ini akan menjadi katalisator pertumbuhan perdagangan opsi sepanjang 2026.
#ETF
$BTC $ETH











