Poin Kunci:* Israel menargetkan situs nuklir Iran dengan persetujuan AS; pasar memperhatikan.
Ketegangan meningkat; potensi dampak pada pasar global dan kripto.
Tidak ada komentar KOL crypto utama; volatilitas pasar historis yang diamati.
Pada tanggal 12–13 Juni, Israel memulai Operasi Singa yang Meningkat terhadap fasilitas nuklir Iran, menerima dukungan diam-diam dari AS. Operasi yang dipimpin oleh Perdana Menteri Netanyahu ini bertujuan untuk membongkar kemampuan nuklir Iran. Ketegangan geopolitik ini dapat mempengaruhi pasar keuangan dan kripto, memicu volatilitas.
Konflik Israel-Iran Meningkat dengan Dukungan AS
Israel memulai kampanye militer berkepanjangan yang menargetkan situs nuklir Iran, yang dikenal sebagai Operasi Singa yang Meningkat. Serangan ofensif Israel, didukung oleh AS, dengan cepat melaksanakan serangan udara, menyebabkan banyak korban di kalangan pimpinan di Iran, memperburuk konflik regional.
Pasar Kripto Merespons Ketidakstabilan Geopolitik
Ketegangan geopolitik telah memicu reaksi pasar yang tajam secara global, dengan pasar kripto menunjukkan volatilitas khas yang menyertai krisis masa lalu. Kepala Staf Israel, Eyal Zamir, menyatakan bahwa Israel mencapai “titik tidak bisa kembali,” sementara Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei bersumpah akan membalas dendam keras terhadap para pelaku dan sekutu mereka.
CoinMarketCap melaporkan harga Bitcoin saat ini sebesar $105,559.11, dengan kapitalisasi pasar sebesar 2,098,303,933,677 dan dominasi pasar sebesar 63.99%. Volume perdagangan BTC dalam 24 jam terakhir turun lebih dari 34%. Harga menunjukkan pertumbuhan jangka pendek yang moderat, melonjak lebih dari 26% dalam dua bulan terakhir.
Wawasan Pasar dan Prediksi Masa Depan
Tahukah Anda? Dalam konteks sejarah, konflik Timur Tengah yang signifikan, seperti konfrontasi AS-Iran 2020, sering menyebabkan lonjakan sementara dalam volume perdagangan Bitcoin, selaras dengan dorongan investor untuk melindungi aset di tengah ketidakpastian geopolitik.
Penelitian dari Coincu menunjukkan potensi gangguan pasar kripto yang berasal dari ketidakstabilan geopolitik yang berkelanjutan. Pola historis menunjukkan bahwa investor cenderung beralih ke aset yang secara tradisional stabil seperti Bitcoin selama krisis, yang berdampak pada likuiditas kripto dan aliran modal. Analis menekankan pentingnya memantau perkembangan regional untuk potensi pergeseran ekonomi dan pasar.
Bitcoin(BTC), grafik harian, tangkapan layar di CoinMarketCap pada pukul 04:14 UTC pada 15 Juni 2025. Sumber: CoinMarketCap
Analis sedang closely watching bagaimana situasi berkembang, karena interaksi antara tindakan militer dan respons pasar dapat menentukan tren masa depan di pasar tradisional dan crypto.
PERINGATAN: Informasi di situs web ini disediakan sebagai komentar pasar umum dan tidak merupakan nasihat investasi. Kami mendorong Anda untuk melakukan penelitian Anda sendiri sebelum berinvestasi.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Kampanye militer Israel terhadap Iran
Poin Kunci:* Israel menargetkan situs nuklir Iran dengan persetujuan AS; pasar memperhatikan.
Konflik Israel-Iran Meningkat dengan Dukungan AS
Israel memulai kampanye militer berkepanjangan yang menargetkan situs nuklir Iran, yang dikenal sebagai Operasi Singa yang Meningkat. Serangan ofensif Israel, didukung oleh AS, dengan cepat melaksanakan serangan udara, menyebabkan banyak korban di kalangan pimpinan di Iran, memperburuk konflik regional.
Pasar Kripto Merespons Ketidakstabilan Geopolitik
Ketegangan geopolitik telah memicu reaksi pasar yang tajam secara global, dengan pasar kripto menunjukkan volatilitas khas yang menyertai krisis masa lalu. Kepala Staf Israel, Eyal Zamir, menyatakan bahwa Israel mencapai “titik tidak bisa kembali,” sementara Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei bersumpah akan membalas dendam keras terhadap para pelaku dan sekutu mereka.
CoinMarketCap melaporkan harga Bitcoin saat ini sebesar $105,559.11, dengan kapitalisasi pasar sebesar 2,098,303,933,677 dan dominasi pasar sebesar 63.99%. Volume perdagangan BTC dalam 24 jam terakhir turun lebih dari 34%. Harga menunjukkan pertumbuhan jangka pendek yang moderat, melonjak lebih dari 26% dalam dua bulan terakhir.
Wawasan Pasar dan Prediksi Masa Depan
Tahukah Anda? Dalam konteks sejarah, konflik Timur Tengah yang signifikan, seperti konfrontasi AS-Iran 2020, sering menyebabkan lonjakan sementara dalam volume perdagangan Bitcoin, selaras dengan dorongan investor untuk melindungi aset di tengah ketidakpastian geopolitik.
Penelitian dari Coincu menunjukkan potensi gangguan pasar kripto yang berasal dari ketidakstabilan geopolitik yang berkelanjutan. Pola historis menunjukkan bahwa investor cenderung beralih ke aset yang secara tradisional stabil seperti Bitcoin selama krisis, yang berdampak pada likuiditas kripto dan aliran modal. Analis menekankan pentingnya memantau perkembangan regional untuk potensi pergeseran ekonomi dan pasar.