Kebijakan fiskal pemerintah semakin berfokus pada ekspansi moneter daripada restrukturisasi ekonomi fundamental. Putaran terbaru proposal pengembalian pajak, inisiatif dukungan hipotek, dan program pengeluaran militer semuanya menandakan mekanisme dasar yang sama: pencetakan mata uang. Langkah-langkah ini—yang dibingkai sebagai keringanan pajak dan stimulus ekonomi—pada dasarnya adalah kebijakan ekspansif yang menyuntikkan likuiditas ke dalam sistem. Di seluruh pasar, para trader mengamati bagaimana langkah fiskal ini akan bergejolak melalui penilaian aset. Teori utama di sini sederhana: ketika pemerintah memprioritaskan stimulus langsung daripada pertumbuhan berkelanjutan, tekanan inflasi meningkat, membentuk kembali strategi investasi dan dinamika pasar. Memahami trajektori kebijakan ini sangat penting untuk posisi di pasar aset tradisional maupun digital.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
10 Suka
Hadiah
10
4
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
GasWaster
· 2025-12-21 18:24
Sudah mulai mencetak uang lagi, siapa yang tidak tahu trik ini?
---
Secara langsung ini adalah racun untuk mengatasi rasa haus, cepat atau lambat harus dibayar.
---
Tunggu, maksudnya kita harus all in aset digital sekarang?
---
Inflasi datang tidak bisa dihindari, tetap harus memiliki sedikit btc, kan?
---
Sungguh luar biasa, pemotongan pajak dibungkus sebagai stimulus, sebenarnya hanya cara untuk play people for suckers.
---
Likuiditas yang berlebihan hanya akan mendorong harga aset naik, harga aset yang tinggi ya sudah selesai.
---
Begitu kebijakan ini dikeluarkan, dunia kripto pasti akan gila lagi.
---
Mesin pencetak uang harus mulai berputar, teman-teman, hold on!
Lihat AsliBalas0
BTCRetirementFund
· 2025-12-21 15:18
Sudah mulai mencetak uang lagi, benar-benar luar biasa.
Kebijakan fiskal pemerintah semakin berfokus pada ekspansi moneter daripada restrukturisasi ekonomi fundamental. Putaran terbaru proposal pengembalian pajak, inisiatif dukungan hipotek, dan program pengeluaran militer semuanya menandakan mekanisme dasar yang sama: pencetakan mata uang. Langkah-langkah ini—yang dibingkai sebagai keringanan pajak dan stimulus ekonomi—pada dasarnya adalah kebijakan ekspansif yang menyuntikkan likuiditas ke dalam sistem. Di seluruh pasar, para trader mengamati bagaimana langkah fiskal ini akan bergejolak melalui penilaian aset. Teori utama di sini sederhana: ketika pemerintah memprioritaskan stimulus langsung daripada pertumbuhan berkelanjutan, tekanan inflasi meningkat, membentuk kembali strategi investasi dan dinamika pasar. Memahami trajektori kebijakan ini sangat penting untuk posisi di pasar aset tradisional maupun digital.