Perang harga chip penyimpanan mungkin akan memasuki fase baru. Pameran pasar terbaru dari lembaga penelitian menunjukkan bahwa pasar memori penyimpanan komoditas global pada 2026 akan menghadapi situasi "kekurangan pasokan yang parah", dan ini bukan hanya fluktuasi rantai pasokan jangka pendek, tetapi merupakan celah struktural yang didorong oleh revolusi AI.
Data di sisi DRAM agak gila. Prakiraan menunjukkan bahwa pada 2026, harga jual rata-rata (ASP) DRAM diperkirakan akan meningkat 88%, langsung menaikkan ekspektasi sebelumnya sebesar 35 poin persentase. Namun yang lebih gila adalah server DRAM—produk ini terutama digunakan di pusat komputasi pelatihan dan inferensi AI, dan harganya diproyeksikan akan melompat 144% secara year-on-year. Ambil spesifikasi utama 64GB DDR5 RDIMM sebagai contoh, pada kuartal pertama 2026 mungkin mencapai $620 per unit, 38% lebih mahal dari sekarang.
Peningkatan proyeksi flash NAND juga disesuaikan dari 44% menjadi 74%. Logika di baliknya sebenarnya sangat jelas—maraknya AI Agent (agen kecerdasan buatan) sedang mengonsumsi ruang penyimpanan dan sumber daya komputasi yang sangat besar, dan pusat data besar telah mulai memperluas kapasitas produksi secara gila-gilaan untuk menghadapi gelombang permintaan ini. Masalahnya adalah kapasitas produksi tidak dapat mengikuti kecepatan pertumbuhan permintaan, yang akhirnya menyebabkan kekuatan penetapan harga sepenuhnya berpindah ke pihak penjual.
Apa artinya ini? Pada 2026, siapa pun yang ingin meningkatkan konfigurasi penyimpanan atau memperluas skala daya komputasi akan menghadapi kenaikan biaya yang signifikan. Ini memiliki dampak mendalam terhadap biaya investasi infrastruktur Web3 secara keseluruhan.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
21 Suka
Hadiah
21
5
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
rugdoc.eth
· 01-09 01:55
Wah, 144%? Ini mau menyedot semua uang kita, upgrade tahun depan langsung bangkrut
Lihat AsliBalas0
GasFeeCrier
· 01-07 10:43
Kenaikan sebesar 144%? Ya ampun, aku harus mulai menimbun chip lama... Sekarang biaya node semakin merosot.
Lihat AsliBalas0
RugResistant
· 01-07 10:37
144% kenaikan tajam? Produsen chip ini sedang bersiap untuk memanen, Web3 harus mulai menimbun stok dari sekarang
Lihat AsliBalas0
GhostInTheChain
· 01-07 10:37
Kekurangan chip + kenaikan harga gila-gilaan, bukankah ini artinya kita harus mengeluarkan uang lagi...
Sudahlah, tren ini sudah terlihat sejak lama, AI mengonsumsi penyimpanan seperti lubang hitam, tak ada habisnya.
Ingin menjalankan node pada 2026? Langsung bangkrut saja
Hah, kenaikan 144%... siapa yang bisa tahan?
Biaya infrastruktur Web3 melambung tinggi, proyek kecil sebaiknya lupakan saja
Kendali penetapan harga diberikan kepada produsen chip, kita hanya menjadi petani rumput
Periode kenaikan harga ini diperkirakan akan berlangsung tiga sampai lima tahun agar bisa pulih, sangat ekstrem
Lihat AsliBalas0
BTCBeliefStation
· 01-07 10:33
Pabrik chip langsung melesat, ini berarti titik waktu 2026 akan berubah... Kekurangan pasokan = kekuasaan penetapan harga sepenuhnya di tangan penjual, kenaikan DRAM server sebesar 144%? Gila, berapa biaya yang dibutuhkan untuk menjalankan satu node?
Perang harga chip penyimpanan mungkin akan memasuki fase baru. Pameran pasar terbaru dari lembaga penelitian menunjukkan bahwa pasar memori penyimpanan komoditas global pada 2026 akan menghadapi situasi "kekurangan pasokan yang parah", dan ini bukan hanya fluktuasi rantai pasokan jangka pendek, tetapi merupakan celah struktural yang didorong oleh revolusi AI.
Data di sisi DRAM agak gila. Prakiraan menunjukkan bahwa pada 2026, harga jual rata-rata (ASP) DRAM diperkirakan akan meningkat 88%, langsung menaikkan ekspektasi sebelumnya sebesar 35 poin persentase. Namun yang lebih gila adalah server DRAM—produk ini terutama digunakan di pusat komputasi pelatihan dan inferensi AI, dan harganya diproyeksikan akan melompat 144% secara year-on-year. Ambil spesifikasi utama 64GB DDR5 RDIMM sebagai contoh, pada kuartal pertama 2026 mungkin mencapai $620 per unit, 38% lebih mahal dari sekarang.
Peningkatan proyeksi flash NAND juga disesuaikan dari 44% menjadi 74%. Logika di baliknya sebenarnya sangat jelas—maraknya AI Agent (agen kecerdasan buatan) sedang mengonsumsi ruang penyimpanan dan sumber daya komputasi yang sangat besar, dan pusat data besar telah mulai memperluas kapasitas produksi secara gila-gilaan untuk menghadapi gelombang permintaan ini. Masalahnya adalah kapasitas produksi tidak dapat mengikuti kecepatan pertumbuhan permintaan, yang akhirnya menyebabkan kekuatan penetapan harga sepenuhnya berpindah ke pihak penjual.
Apa artinya ini? Pada 2026, siapa pun yang ingin meningkatkan konfigurasi penyimpanan atau memperluas skala daya komputasi akan menghadapi kenaikan biaya yang signifikan. Ini memiliki dampak mendalam terhadap biaya investasi infrastruktur Web3 secara keseluruhan.