Saya adalah pialang bank pribadi selama 15 tahun dan telah melihat berbagai jenis produk investasi. Namun, setelah melakukan riset mendalam tentang lintasan penyimpanan data baru-baru ini, saya menyadari bahwa ini mungkin benar-benar kelas aset yang dapat melampaui siklus bull-bear.
Mulai bulan lalu, saya merekomendasikan kepada beberapa klien bernilai tinggi untuk mengalokasikan 1%-3% aset ke arah ini. Bukan untuk mengikuti tren, tetapi berdasarkan logika alokasi aset yang ketat.
Dari perspektif keuangan tradisional, kelas aset ini memiliki tiga nilai inti:
**Arus Kas Stabil yang Berkelanjutan**
Dalam lingkungan suku bunga rendah, sulit menemukan aset dengan hasil tahunan 15%-30% dan arus kas yang berkelanjutan. Imbal hasil staking ditambah keuntungan ganda dari partisipasi node sangat sulit direplikasi dalam portofolio investasi tradisional.
**Korelasi Rendah dengan Aset Tradisional**
Ini adalah kuncinya. Ketika pasar saham jatuh dan obligasi melemah, permintaan penyimpanan data global terus berkembang. Kemandirian ini sangat berharga dalam melakukan alokasi aset—dapat secara efektif mengurangi risiko portofolio keseluruhan.
**Karakteristik Lindung Nilai Inflasi**
Data adalah energi di era digital. Seiring ledakan aplikasi kecerdasan buatan, pertumbuhan kebutuhan penyimpanan akan jauh melampaui laju inflasi. Memiliki kelas aset ini pada dasarnya adalah pandangan bullish tentang perkembangan seluruh ekonomi data.
**Pemikiran Alokasi Saya Dibagi Menjadi Tiga Kategori:**
Investor Konservatif (usia 70+): Fokus pada strategi staking, target tahunan sekitar 14%, kontrol posisi dalam 1% dari aset yang dapat diinvestasikan, lakukan rebalancing sekali per kuartal.
Investor Seimbang (usia 40-60): 50% dana untuk staking, sementara 50% lainnya untuk partisipasi operasi node, total posisi tidak melebihi 3%. Perlu memperhatikan dengan cermat upgrade teknologi dan dinamika ekosistem.
Investor Agresif (di bawah 40 tahun): Dapat berpartisipasi mendalam dalam operasi node dan pengembangan ekosistem, posisi dapat dialokasikan hingga 5%. Berpartisipasi aktif dalam keputusan tata kelola untuk meraih keuntungan excess return.
Tentu saja, setiap investasi memiliki risiko. Disarankan untuk secara teratur mengevaluasi kondisi pasar dan menyesuaikan berdasarkan kemampuan toleransi risiko pribadi Anda.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Saya adalah pialang bank pribadi selama 15 tahun dan telah melihat berbagai jenis produk investasi. Namun, setelah melakukan riset mendalam tentang lintasan penyimpanan data baru-baru ini, saya menyadari bahwa ini mungkin benar-benar kelas aset yang dapat melampaui siklus bull-bear.
Mulai bulan lalu, saya merekomendasikan kepada beberapa klien bernilai tinggi untuk mengalokasikan 1%-3% aset ke arah ini. Bukan untuk mengikuti tren, tetapi berdasarkan logika alokasi aset yang ketat.
Dari perspektif keuangan tradisional, kelas aset ini memiliki tiga nilai inti:
**Arus Kas Stabil yang Berkelanjutan**
Dalam lingkungan suku bunga rendah, sulit menemukan aset dengan hasil tahunan 15%-30% dan arus kas yang berkelanjutan. Imbal hasil staking ditambah keuntungan ganda dari partisipasi node sangat sulit direplikasi dalam portofolio investasi tradisional.
**Korelasi Rendah dengan Aset Tradisional**
Ini adalah kuncinya. Ketika pasar saham jatuh dan obligasi melemah, permintaan penyimpanan data global terus berkembang. Kemandirian ini sangat berharga dalam melakukan alokasi aset—dapat secara efektif mengurangi risiko portofolio keseluruhan.
**Karakteristik Lindung Nilai Inflasi**
Data adalah energi di era digital. Seiring ledakan aplikasi kecerdasan buatan, pertumbuhan kebutuhan penyimpanan akan jauh melampaui laju inflasi. Memiliki kelas aset ini pada dasarnya adalah pandangan bullish tentang perkembangan seluruh ekonomi data.
**Pemikiran Alokasi Saya Dibagi Menjadi Tiga Kategori:**
Investor Konservatif (usia 70+): Fokus pada strategi staking, target tahunan sekitar 14%, kontrol posisi dalam 1% dari aset yang dapat diinvestasikan, lakukan rebalancing sekali per kuartal.
Investor Seimbang (usia 40-60): 50% dana untuk staking, sementara 50% lainnya untuk partisipasi operasi node, total posisi tidak melebihi 3%. Perlu memperhatikan dengan cermat upgrade teknologi dan dinamika ekosistem.
Investor Agresif (di bawah 40 tahun): Dapat berpartisipasi mendalam dalam operasi node dan pengembangan ekosistem, posisi dapat dialokasikan hingga 5%. Berpartisipasi aktif dalam keputusan tata kelola untuk meraih keuntungan excess return.
Tentu saja, setiap investasi memiliki risiko. Disarankan untuk secara teratur mengevaluasi kondisi pasar dan menyesuaikan berdasarkan kemampuan toleransi risiko pribadi Anda.