Когда Meta потратила $15 млрд pada akuisisi sebagian Scale AI, itu terlihat seperti gila. Tapi sebenarnya ini bukan pembelian perusahaan, melainkan orang — Alexander Wang yang berusia 28 tahun, yang sudah berhasil memformat ulang industri kecerdasan buatan.
Siapa sebenarnya Alexander Wang dan mengapa raksasa memburunya
Alexander Wang bukan sekadar pengusaha muda dengan ide. Dia telah menciptakan infrastruktur yang menjadi dasar AI modern. Di bawah kepemimpinannya, Scale AI menjadi arteri kritis untuk pelatihan LLM di OpenAI, Anthropic, dan pemimpin lainnya. Tanpa platform-nya, perusahaan-perusahaan ini tidak bisa meluncurkan model mereka.
Ini berarti Wang mengendalikan akses ke dataset unik dan skala besar yang secara harfiah menentukan seberapa “pintar” sebuah neural network bisa menjadi. Di era perlombaan AI, kendali atas infrastruktur ini setara dengan kendali atas tambang emas.
Strategi Meta: tidak tertinggal dalam perlombaan
Meta dengan jelas melihat bahwa OpenAI, Google, dan Anthropic melaju ke depan dalam pengembangan superintelligence. Akuisisi setengah dari Scale AI dan menarik Wang memungkinkan perusahaan mendapatkan dua keunggulan kritis:
Akses ke infrastruktur data — ini adalah jembatan ke dataset berkualitas tinggi yang digunakan oleh pesaing.
Keahlian dalam skala AI — Wang tahu cara melatih model pada tahap pertumbuhan maksimal mereka.
Sekarang, jenius berusia 28 tahun ini membangun laboratorium pengembangan superintelligence di dalam Meta. Ini menempatkan Meta di level yang benar-benar berbeda dalam perlombaan untuk masa depan AI.
Apakah harga segitu untuk satu orang layak?
Di permukaan, $15 miliar terlihat astronomis. Tapi jika mempertimbangkan bahwa ini adalah perlombaan untuk mengendalikan AI, di mana pihak pertama mengambil semuanya, dan sisanya tinggal dengan tangan kosong — harga ini menjadi strategis dan terukur. Alexander Wang bukan hanya berbakat. Dia memegang kunci infrastruktur yang secara harfiah mendukung revolusi dalam kecerdasan buatan.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Mengapa Alexander Wang bernilai miliaran investasi untuk Meta
Когда Meta потратила $15 млрд pada akuisisi sebagian Scale AI, itu terlihat seperti gila. Tapi sebenarnya ini bukan pembelian perusahaan, melainkan orang — Alexander Wang yang berusia 28 tahun, yang sudah berhasil memformat ulang industri kecerdasan buatan.
Siapa sebenarnya Alexander Wang dan mengapa raksasa memburunya
Alexander Wang bukan sekadar pengusaha muda dengan ide. Dia telah menciptakan infrastruktur yang menjadi dasar AI modern. Di bawah kepemimpinannya, Scale AI menjadi arteri kritis untuk pelatihan LLM di OpenAI, Anthropic, dan pemimpin lainnya. Tanpa platform-nya, perusahaan-perusahaan ini tidak bisa meluncurkan model mereka.
Ini berarti Wang mengendalikan akses ke dataset unik dan skala besar yang secara harfiah menentukan seberapa “pintar” sebuah neural network bisa menjadi. Di era perlombaan AI, kendali atas infrastruktur ini setara dengan kendali atas tambang emas.
Strategi Meta: tidak tertinggal dalam perlombaan
Meta dengan jelas melihat bahwa OpenAI, Google, dan Anthropic melaju ke depan dalam pengembangan superintelligence. Akuisisi setengah dari Scale AI dan menarik Wang memungkinkan perusahaan mendapatkan dua keunggulan kritis:
Akses ke infrastruktur data — ini adalah jembatan ke dataset berkualitas tinggi yang digunakan oleh pesaing.
Keahlian dalam skala AI — Wang tahu cara melatih model pada tahap pertumbuhan maksimal mereka.
Sekarang, jenius berusia 28 tahun ini membangun laboratorium pengembangan superintelligence di dalam Meta. Ini menempatkan Meta di level yang benar-benar berbeda dalam perlombaan untuk masa depan AI.
Apakah harga segitu untuk satu orang layak?
Di permukaan, $15 miliar terlihat astronomis. Tapi jika mempertimbangkan bahwa ini adalah perlombaan untuk mengendalikan AI, di mana pihak pertama mengambil semuanya, dan sisanya tinggal dengan tangan kosong — harga ini menjadi strategis dan terukur. Alexander Wang bukan hanya berbakat. Dia memegang kunci infrastruktur yang secara harfiah mendukung revolusi dalam kecerdasan buatan.