Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Iran Menetapkan 3 Syarat Untuk Mengakhiri Perang: Terima Hak, Bayar Reparasi, Cegah Serangan
(MENAFN- AsiaNet News)
Presiden Iran Masoud Pezeshkian menunjukkan bahwa satu-satunya jalan untuk mengakhiri perang adalah dengan menerima hak-hak Iran yang tak terbantahkan dan menegakkan jaminan internasional yang tegas terhadap agresi di masa depan. Pezeshkian mengatakan, “Dalam kontak dengan presiden-presiden pemerintahan Rusia dan Pakistan, sambil menyatakan komitmen Republik Islam terhadap perdamaian dan ketenangan di kawasan, saya menegaskan bahwa satu-satunya cara untuk mengakhiri perang yang dimulai dengan perang kejam rezim Zionis dan Amerika adalah dengan menerima hak-hak Iran yang tak terbantahkan, pembayaran reparasi, dan kewajiban internasional yang tegas untuk mencegah agresi mereka terulang.”
Kerusakan Infrastruktur Sipil Diduga
Menurut Media Negara Iran, AS dan Israel menargetkan lebih dari 16.000 unit hunian. Mengutip Mojtaba Khaledi, juru bicara Palang Merah Iran, Media Iran mengklaim bahwa 19.734 bangunan non-militer telah menjadi sasaran serangan, dan dari jumlah tersebut 16.291 adalah unit hunian. Selain itu, 77 pusat medis dan 16 fasilitas Palang Merah juga menjadi sasaran serangan.
IRGC Melancarkan Serangan Balasan
Sebelumnya, IRGC Iran menyatakan telah melaksanakan gelombang ke-40 dari Operasi Janji Sejati yang sedang berlangsung, melancarkan serangan tegas terhadap target musuh di seluruh kawasan. Menurut Korps, fase terbaru dari operasi ini melibatkan penembakan misil Qadr, Emad, Kheibar Shekan, dan Fattah terhadap target. IRGC menyatakan bahwa serangan tersebut dilakukan bersama pejuang dari gerakan perlawanan Hezbollah Lebanon, kata Korps. “Seperti yang diakui dan dikonfirmasi oleh media rezim Zionis sendiri, peluncuran misil dari Iran ke Israel meningkat secara signifikan dalam 24 jam terakhir, dan korban Zionis meningkat secara eksponensial,” ujar IRGC.
Diduga Sasaran Pangkalan AS
IRGC mengklaim bahwa gelombang ke-40 dari serangan balik ini juga menargetkan pangkalan AS di kawasan seperti al-Azraq di Yordania dan al-Kharj di Arab Saudi. IRGC menambahkan bahwa situasi secara keseluruhan adalah “hasil paling signifikan dari perang yang dipicu oleh pemimpin AS yang berbohong, Donald Trump, dan perdana menteri Israel yang jahat, Benjamin Netanyahu.”
Kamis adalah hari ke-13 konflik di Asia Barat dengan kedua pihak menunjukkan tanda-tanda tidak mau menyerah.
(Kecuali judul, cerita ini belum diedit oleh staf Asianet Newsable English dan dipublikasikan dari feed sindikasi.)