Tesla menghadapi salah satu periode terberat dalam beberapa tahun terakhir. Pada kuartal pertama tahun 2025, perusahaan mengirimkan 336.681 kendaraan, turun 13% dibandingkan tahun lalu dan jauh di bawah ekspektasi investor. Ini menandai penurunan penjualan selama enam bulan berturut-turut.
📉 Produksi dan Pengiriman Tidak Mengesankan Dibandingkan dengan 386.810 pengiriman pada Q1 2024, angka Tesla mengalami penurunan tajam. Secara internal, Tesla mengharapkan untuk mengirimkan 377.590 unit, sementara para analis memperkirakan antara 360.000 dan 370.000. Tidak ada dari target tersebut yang tercapai. Produksi juga tidak memenuhi target — Tesla hanya memproduksi 362.615 kendaraan, turun dari 433.371 tahun sebelumnya. Alasannya? Penutupan pabrik yang direncanakan untuk pembaruan lini produksi yang terkait dengan Model Y yang diperbarui, yang seharusnya menjadi andalan merek tersebut. Namun sejauh ini, itu menjadi kekecewaan.
China: Musk Diserang saat Pesaing Meningkat Di pasar EV terbesar di dunia — China — Tesla menjual 78.828 kendaraan pada bulan Maret, turun 11,5% dari periode yang sama tahun lalu. Sementara itu, pesaing-pesaing China sedang berkembang pesat: BYD menjual 371.419 EV pada bulan Maret (+23%)Geely mengirimkan 119.696 unit (+167%) Namun, masalah Elon di China melampaui angka-angka. Setelah mendukung Donald Trump dan pergantian pemerintahnya secara besar-besaran, Musk kini menghadapi boikot, protes, dan bahkan serangan di lokasi Tesla di China.
Eropa: Citra Tesla Terluka oleh Politik Dukungan publik Elon Musk untuk partai AfD yang jauh kanan di Jerman pada bulan Februari semakin merusak citra merek Tesla di Eropa. Dampaknya sudah terlihat: Di Jerman, pangsa pasar EV baterai Tesla merosot dari 16% menjadi hanya 4%. Di 15 negara Eropa secara keseluruhan, pangsa Tesla turun menjadi 17,9%, turun dari 27,2% setahun yang lalu. 🚗 Model Y Seharusnya Menyelamatkan Kuartal — Tidak Elon Musk masih percaya bahwa Model Y akan menjadi mobil terlaris di dunia tahun ini. Pada kenyataannya, Tesla hanya mengirimkan 323.800 kendaraan Model 3 dan Y secara keseluruhan pada Q1. Produksi total mencapai 345.454. Sisa jajaran Tesla ( termasuk Cybertruck) menyumbang hanya 12.881 unit.
📉 Saham Tesla Mengalami Kuartal Terburuk Sejak 2022 Turun 36% di Q1 2025$460 miliar dihapus dari nilai pasarPenurunan 3,04% lagi dalam perdagangan pra-pasar pada pagi Rabu Tesla juga tidak merinci penjualan berdasarkan model atau wilayah, seperti biasa — jadi tidak ada yang tahu di mana penurunan paling parah. Tetapi tanda-tandanya jelas: penurunan di China, keruntuhan di Jerman, dan peluncuran kembali Model Y yang lemah semuanya menggambarkan gambaran yang mengkhawatirkan.
🛑 Kesimpulan: Tesla Menghadapi Krisis Kepercayaan Seiring dengan pesaing dari China dan Eropa mendapatkan momentum, Tesla berjuang di banyak front — teknis, komersial, dan politik. Dan sementara Musk tetap optimis, pasar mengharapkan jauh lebih banyak daripada yang saat ini disampaikan Tesla.
#ElonMusk , #Tesla , #stockmarket , #CryptoNewsCommunity ,#CryptoNewss
Tetap satu langkah di depan – ikuti profil kami dan tetap terinformasi tentang segala hal penting di dunia cryptocurrency! Pemberitahuan: ,Informasi dan pandangan yang disajikan dalam artikel ini hanya dimaksudkan untuk tujuan edukasi dan tidak boleh dianggap sebagai nasihat investasi dalam situasi apa pun. Konten halaman ini tidak boleh dianggap sebagai nasihat keuangan, investasi, atau bentuk nasihat lainnya. Kami memperingatkan bahwa berinvestasi dalam cryptocurrency dapat berisiko dan dapat menyebabkan kerugian finansial.