Bank for International Pembayaran Menyebut XRP sebagai Aset yang Mematuhi Likuiditas

TimesTabloid
XRP-1,86%

@media hanya layar dan (min-width: 0px) dan (min-height: 0px) { div[id^=“wrapper-sevio-6a57f7be-8f6e-4deb-ae2c-5477f86653a5”]{width:320px;height:100px;} } @media only screen and (min-width: 728px) dan (min-height: 0px) { div[id^=“wrapper-sevio-6a57f7be-8f6e-4deb-ae2c-5477f86653a5”]{width:728px;height:90px;} }

Sebuah tweet terbaru oleh peneliti kripto SMQKE telah menarik perhatian terhadap informasi baru mengenai pengakuan XRP dalam standar perbankan global.

Tweet tersebut, yang menyertakan video oleh YouTuber XRP dan penggemar crypto Working Money, merujuk pada surat resmi dari Komite Basel yang bertanggal 19 Agustus 2025.

Dokumen dari Bank for International Settlements (BIS) mengidentifikasi sekelompok cryptocurrency terpilih, termasuk XRP, sebagai aset yang memenuhi syarat berdasarkan klasifikasi likuiditas yang ditetapkan oleh regulasi Basel III.

Dalam video tersebut, Working Money menjelaskan bahwa surat Komite Basel mengklasifikasikan aset digital tertentu sebagai aset kripto Grup 2A. Di bawah kerangka kerja komite, aset-aset ini harus memenuhi tiga kriteria pengakuan hedging untuk ditempatkan dalam kategori ini.

Hanya Bitcoin, Ethereum, XRP, Solana, dan Dogecoin yang terdaftar memenuhi persyaratan ini. Klasifikasi ini signifikan karena berarti bank dapat menggunakan aset-aset ini untuk memenuhi persyaratan likuiditas yang ditetapkan berdasarkan standar Basel III.

Peran XRP dalam Manajemen Likuiditas

Menurut Working Money, potensi peran XRP melampaui sekadar menjadi aset yang terdaftar dan sesuai. Dia menekankan bahwa XRP memungkinkan bank untuk mengkonsolidasikan cadangan menjadi satu aset jembatan, yang mengurangi ketergantungan pada beberapa akun Nostro dan memotong biaya valuta asing dan perbendaharaan.

Video tersebut menyoroti bagaimana ini mempermudah manajemen likuiditas dan menurunkan biaya infrastruktur yang terkait dengan pemrosesan pembayaran lintas batas.

Working Money menunjukkan bahwa Ripple telah lama membayangkan XRP digunakan sebagai aset jembatan universal, yang mampu memberikan likuiditas kepada bank sesuai permintaan setelah kapitalisasi pasar dan volume perdagangan tumbuh cukup.

Ini sejalan dengan tujuan yang dinyatakan oleh Ripple untuk mengurangi biaya kesempatan bagi lembaga keuangan dengan menggantikan atau mengurangi ketergantungan mereka pada aset likuid berkualitas tinggi yang memberikan hasil rendah yang diperlukan sesuai dengan regulasi Basel III.

Perspektif Industri dan Komentar Akademis

Video tersebut juga mengutip perspektif akademis tentang potensi peran Ripple dan XRP dalam infrastruktur keuangan. Working Money merujuk pada komentar dari seorang profesor di Universitas Basel, yang menyatakan bahwa Ripple memiliki peluang besar untuk menggantikan bagian dari infrastruktur keuangan yang ada.

Pandangan ini diperkuat oleh kutipan yang ia ambil dari penelitian sebelumnya yang dibagikan oleh SMQKE, yang menyarankan bahwa kapan pun protokol dan antarmuka dapat disatukan dan basis data disinkronkan dengan lebih efisien, teknologi buku besar terdistribusi seperti Ripple harus diterapkan.

Contoh sistem terpusat yang disebutkan dalam penelitian tersebut termasuk Ripple dan konsorsium R3, dengan keduanya dijelaskan memiliki potensi untuk menggantikan bagian-bagian dari sistem keuangan.

Observasi ini mendukung argumen bahwa teknologi Ripple dan adopsi XRP sebagai alat likuiditas tidak hanya bersifat teoretis tetapi semakin diintegrasikan ke dalam diskusi yang lebih luas tentang kerangka regulasi dan praktik perbankan.

Inklusi XRP dalam daftar aset yang mematuhi likuiditas Grup 2A oleh Komite Basel merupakan langkah signifikan untuk peran cryptocurrency dalam keuangan global. Seperti yang ditekankan oleh Working Money, perkembangan ini menunjukkan kemajuan menuju utilitas dunia nyata untuk XRP dalam struktur perbankan yang diatur.

Dengan memungkinkan bank untuk menyederhanakan manajemen likuiditas dan mengurangi biaya, klasifikasi XRP sebagai aset yang sesuai dapat lebih mendukung penggunaannya sebagai mata uang jembatan dalam penyelesaian lintas batas.

Peringatan*: Konten ini dimaksudkan untuk memberikan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai nasihat keuangan. Pendapat yang diungkapkan dalam artikel ini mungkin mencakup opini pribadi penulis dan tidak mewakili pendapat Times Tabloid. Pembaca disarankan untuk melakukan penelitian menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi. Setiap tindakan yang diambil oleh pembaca sepenuhnya merupakan risiko mereka sendiri. Times Tabloid tidak bertanggung jawab atas kerugian finansial apapun.


Lihat Asli
Penafian: Informasi di halaman ini dapat berasal dari pihak ketiga dan tidak mewakili pandangan atau opini Gate. Konten yang ditampilkan hanya untuk tujuan referensi dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Gate tidak menjamin keakuratan maupun kelengkapan informasi dan tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang timbul akibat penggunaan informasi ini. Investasi aset virtual memiliki risiko tinggi dan rentan terhadap volatilitas harga yang signifikan. Anda dapat kehilangan seluruh modal yang diinvestasikan. Harap pahami sepenuhnya risiko yang terkait dan buat keputusan secara bijak berdasarkan kondisi keuangan serta toleransi risiko Anda sendiri. Untuk detail lebih lanjut, silakan merujuk ke Penafian.
Komentar
0/400
TriuneGatheringAtTheTop,Wealthvip
· 2025-09-07 12:12
Ayo beraksi💪
Lihat AsliBalas0
TriuneGatheringAtTheTop,Wealthvip
· 2025-09-07 12:12
Duduk dengan baik, segera To da moon 🛫
Lihat AsliBalas0
TriuneGatheringAtTheTop,Wealthvip
· 2025-09-07 12:12
Kuat HODL💎
Lihat AsliBalas0
TriuneGatheringAtTheTop,Wealthvip
· 2025-09-07 12:12
快masukkan posisi!🚗
Lihat AsliBalas0