Saat Bitcoin memasuki jendela waktu penting pada minggu kedua Desember, dua analis dengan latar belakang yang sangat berbeda memberikan penilaian tren yang sepenuhnya berlawanan. Salah satunya adalah trader legendaris berpengalaman puluhan tahun, Peter Brandt, sementara yang lain adalah YoungHoon Kim, yang dijuluki “orang dengan IQ tertinggi di dunia” dengan IQ mencapai 276. Perbedaan pendapat mereka menyoroti bahwa bahkan kecerdasan tingkat atas atau ahli berpengalaman pun dapat menghasilkan kesimpulan yang sama sekali berbeda tentang pasar kripto.
Brandt berpendapat bahwa reli Bitcoin saat ini hanyalah uji ulang terhadap “pola puncak melebar”. Ia menunjukkan bahwa pola ini biasanya menandakan melemahnya momentum kenaikan, dan harga di masa depan mungkin akan turun tajam. Berdasarkan analisis teknikalnya, dalam jangka pendek Bitcoin mungkin menuju $102,000, namun kemudian bisa terkoreksi ke sekitar $58,840. Ia berulang kali memperingatkan bahwa tren saat ini memiliki ciri-ciri “dead cat bounce”, sehingga mengingatkan investor untuk waspada terhadap optimisme berlebihan.
Sebaliknya, YoungHoon Kim berpendapat bahwa penurunan saat ini hanyalah noise yang disebabkan oleh manipulasi jangka pendek oleh whale. Dari sudut pandang teori permainan, ia menjelaskan bahwa perilaku manipulasi ini kemungkinan akan menghilang dalam satu minggu, setelah itu Bitcoin berpeluang kembali menantang rekor tertinggi sepanjang masa. Akun analisis kripto Bull Theory juga menunjukkan bahwa pergerakan Bitcoin baru-baru ini dari $87,700 melonjak cepat ke $91,200 sesuai dengan pola wash trading akhir pekan dengan likuiditas rendah yang khas.
Meningkatnya perbedaan pendapat di kalangan investor juga sangat terkait dengan mendekatnya peristiwa makro penting. Dengan FOMC meeting yang akan segera digelar, pasar secara umum memperkirakan volatilitas jangka pendek akan makin meningkat. Pada dua kali penurunan suku bunga sebelumnya (17 September dan 29 Oktober), Bitcoin mengalami pola “naik dulu, setelah pengumuman sedikit rebound, lalu anjlok tajam”, mengindikasikan bahwa pertemuan kebijakan bisa kembali menjadi pemicu utama pergerakan harga.
Di tengah perdebatan antara kubu teknikal dan kubu teori permainan, minggu kedua Desember bisa menjadi momen kunci untuk menguji pandangan bullish dan bearish. Pasar akan segera memberi jawabannya.
Artikel Terkait
Studi Cornell: Penambangan Bitcoin Berbahan Bakar Hidrogen Hijau Berpotensi Menghasilkan 7,4 Ton Setara CO2 untuk Mitigasi Negatif
3 Altcoin yang Diamati Investor Cerdas — BTC, ETH, dan SOL
ETF Bitcoin Mencatat $603M Arus Masuk Harian Sementara ETF Solana Terus Mengalami Arus Keluar
Perusahaan Menaikkan Kepemilikan Bitcoin Sebanyak 444 BTC Menjadi 15.000 Total, CEO Ungkap di X
Bitcoin Layer 2 Citrea Meluncurkan Token Tata Kelola CTR dengan Pasokan 10 Miliar, 60% untuk Komunitas