Mengapa Trump Melakukan Langkah terhadap Venezuela dan Apa Artinya bagi Bitcoin dan Crypto

Thread terperinci yang dipublikasikan oleh Bull Theory menjelaskan apa yang mereka gambarkan sebagai rangkaian lengkap peristiwa di balik operasi AS yang melibatkan Venezuela dan Presiden Nicolás Maduro. Alih-alih melaporkan eskalasi mendadak, thread ini menjelaskan bagaimana bertahun-tahun keruntuhan politik, dasar hukum, dan tekanan strategis mengarah pada hasil yang kini menarik perhatian global.

Bull Theory menelusuri akar krisis kembali ke tahun 1999, ketika Hugo Chávez berkuasa dan mengubah sistem politik Venezuela.

Bagaimana Venezuela Mencapai Titik Ini

Seiring waktu, institusi negara melemah, pengaruh militer terhadap ekonomi meningkat, dan korupsi menyebar. Selama tahun 2000-an, Venezuela juga menjadi jalur transit utama untuk kokain, dengan pejabat militer senior diduga mengendalikan pelabuhan, bandara, dan perbatasan. Bull Theory berpendapat bahwa ini berkembang menjadi sistem perdagangan yang dilindungi negara daripada aktivitas kriminal yang terisolasi.

Ketika Nicolás Maduro mengambil alih kekuasaan pada tahun 2013, ia mewarisi struktur tersebut. Situasi memburuk saat ekonomi Venezuela runtuh, produksi minyak menurun, dan sanksi internasional meningkat. Ketika pendapatan legal mengering, pendapatan ilegal diduga menjadi lebih penting bagi rezim. Bull Theory memandang periode ini sebagai masa di mana jalur transit narkoba menjadi strategis berharga.

Dasar hukum untuk tindakan AS didirikan pada Maret 2020, ketika Departemen Kehakiman AS menuntut Maduro atas tuduhan termasuk narco-terorisme dan perdagangan kokain, dengan menawarkan bounty multimiliar dolar padanya. Sejak saat itu, Bull Theory berpendapat, Maduro tidak lagi diperlakukan oleh AS sebagai kepala negara konvensional.

Antara 2020 dan 2024, sanksi diperketat dan isolasi diplomatik meningkat, tetapi Maduro tetap berkuasa. Bull Theory mengaitkan waktu kejadian terbaru dengan tekanan domestik AS di 2024–2025, terutama terkait kematian akibat narkoba, bersama dengan sensitivitas politik dalam menghadapi kartel Meksiko dibandingkan Venezuela. Pemilihan yang diperdebatkan dan dukungan internasional yang terbatas membuat Caracas semakin rentan.

Sumber: X/@BullTheoryio

Menurut garis waktu Bull Theory, peristiwa mempercepat semalaman. Ledakan dilaporkan di Caracas, helikopter AS terlihat di atas kota, dan Maduro menyatakan keadaan darurat nasional. Bull Theory mengklaim bahwa Presiden Trump kemudian mengonfirmasi bahwa Maduro dan istrinya telah ditangkap dan bahwa AS akan sementara mengawasi Venezuela selama masa transisi, sambil mengizinkan perusahaan minyak besar AS masuk ke negara tersebut. Klaim ini belum dikonfirmasi secara independen oleh semua pihak, tetapi sudah berdampak pada pasar global.

Bull Theory berpendapat bahwa minyak adalah inti dari cerita ini. Venezuela memegang cadangan minyak terbukti terbesar di dunia, dan pergeseran kendali bisa meningkatkan pasokan global. Harga minyak yang lebih rendah tidak hanya akan mempengaruhi pasar energi tetapi juga dapat menekan negara seperti Rusia, di mana pendapatan minyak memainkan peran utama dalam pembiayaan negara.

Baca juga: Altcoin Terbaik yang Perlu Dipantau Saat Ini: PEPE, ETH, dan Lainnya

Apa Artinya Ini untuk Pasar Kripto

Bagi Bitcoin dan kripto secara umum, implikasinya berlapis. Dalam jangka pendek, kejutan geopolitik mendadak sering meningkatkan volatilitas. Pedagang cenderung bergerak cepat masuk atau keluar dari aset risiko tergantung bagaimana pasar menafsirkan keseimbangan antara ketidakstabilan dan likuiditas. Jika harga minyak turun karena ekspektasi pasokan yang meningkat, tekanan inflasi bisa mereda, yang secara historis mendukung aset risiko, termasuk cryptocurrency.

Pada saat yang sama, ketidakpastian geopolitik yang meningkat dapat menghidupkan kembali narasi Bitcoin sebagai lindung nilai, terutama jika kepercayaan terhadap sistem tradisional melemah. Ekonomi pertambangan yang sensitif terhadap energi juga bisa bergeser jika harga minyak menurun, secara tidak langsung mempengaruhi struktur biaya Bitcoin.

Dalam beberapa minggu mendatang, pergerakan harga kripto kemungkinan akan lebih dipengaruhi oleh bagaimana pasar menilai energi, ekspektasi inflasi, dan risiko geopolitik yang lebih luas daripada oleh Venezuela sendiri. Jika situasi stabil dan pasokan minyak meningkat, aset risiko bisa mendapatkan manfaat. Jika ketegangan meningkat atau aliansi global pecah, volatilitas mungkin mendominasi.

Yang jelas adalah bahwa episode ini, sebagaimana dijelaskan oleh Bull Theory, lebih dari sekadar peristiwa regional. Ini berada di persimpangan energi, geopolitik, dan likuiditas global; semua faktor yang semakin sensitif terhadap Bitcoin dan kripto saat kita semakin memasuki tahun 2026.

BTC-1,78%
PEPE-0,2%
ETH-0,34%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)