Ahli Mengungkap Kebenaran di Balik 9 Mitos tentang Dampak Lingkungan Penambangan Bitcoin

Perdebatan Lingkungan Bitcoin Dihidupkan Kembali saat Kritikus Bertentangan dengan Peneliti

Dampak lingkungan dari Bitcoin terus memicu perdebatan di antara peneliti dan kritikus. Sementara beberapa menyoroti konsumsi sumber dayanya, yang lain, termasuk ahli ESG Daniel Batten, membela keberlanjutannya, mengutip data yang telah ditinjau sejawat dan analisis tingkat jaringan yang menantang kesalahpahaman umum.

Dalam sebuah utas Twitter baru-baru ini, Batten membahas sembilan kritik umum terhadap jejak lingkungan penambangan Bitcoin, menegaskan bahwa banyak dari mereka tidak akurat dan tidak didukung data. Ini muncul di tengah pengawasan yang meningkat, dengan institusi seperti dana abadi Universitas Harvard dikritik karena berinvestasi di Bitcoin, dan media mengklaim bahwa cryptocurrency menghabiskan listrik global yang seharusnya untuk populasi yang rentan.

Kritikus berpendapat bahwa Bitcoin memerlukan sumber daya yang besar, mengganggu kestabilan jaringan listrik, dan mendorong harga listrik lebih tinggi bagi konsumen. Namun, Batten membantah narasi ini, menekankan bahwa penggunaan energi untuk penambangan Bitcoin sebagian besar tidak terkait langsung dengan volume transaksi, sebuah fakta yang didukung oleh studi yang dirangkum dalam Laporan Industri Penambangan Digital Universitas Cambridge 2025. Dia menjelaskan bahwa peningkatan throughput transaksi tidak secara proporsional meningkatkan konsumsi sumber daya, melawan klaim pemborosan sumber daya per transaksi.

Batten juga memperjelas bahwa penambangan Bitcoin sering meningkatkan stabilitas jaringan melalui manajemen beban yang fleksibel, terutama pada jaringan yang bergantung pada energi terbarukan seperti Texas. Berlawanan dengan klaim bahwa hal ini mengganggu sistem tenaga, penambangan telah terbukti mendukung integrasi energi terbarukan dan ketahanan jaringan.

Mengenai dampaknya terhadap harga listrik konsumen, Batten mencatat bahwa tidak banyak bukti yang mendukung klaim bahwa penambangan Bitcoin mendorong kenaikan biaya. Sebaliknya, data menunjukkan bahwa penambangan dapat berkontribusi pada penurunan harga listrik melalui peningkatan permintaan energi terbarukan dan peningkatan efisiensi jaringan. Contoh yang menonjol adalah proyek Gridless di Afrika, yang menyediakan akses energi terbarukan kepada ribuan orang, menggambarkan peran Bitcoin dalam memperluas kapasitas energi terbarukan.

Mitos Membongkar: Penggunaan Sumber Daya dan Jejak Karbon

Batten juga membantah gagasan bahwa Bitcoin memiliki jejak karbon yang tinggi, menunjukkan bahwa emisi langsung dari penambangan sangat kecil, dengan sebagian besar dampak lingkungan berasal dari konsumsi listrik—sebuah emisi scope-2. Dia menyebutkan bahwa lebih dari 50% operasi penambangan Bitcoin sekarang menggunakan sumber energi berkelanjutan, sebuah angka yang didukung oleh data pihak ketiga.

Intensitas emisi penambangan Bitcoin menurun. Sumber: Daniel Batten

Proof-of-Work Versus Proof-of-Stake

Batten menantang asumsi bahwa Ethereum proof-of-stake secara inheren lebih berkelanjutan daripada konsensus proof-of-work Bitcoin. Dia berargumen bahwa menggabungkan penggunaan energi dengan kerusakan lingkungan mengabaikan manfaat proof-of-work, seperti mitigasi metana, stabilisasi jaringan, dan monetisasi energi terbarukan.

Meskipun Ethereum beralih ke proof-of-stake, Batten menekankan bahwa penambangan Bitcoin terus membuktikan nilai lingkungannya dengan memungkinkan proyek energi terbarukan dan mengurangi limbah, terutama melalui penggunaan gas flare dan gas landfill secara skala besar.

Mendorong Adopsi Energi Terbarukan

Batten berpendapat bahwa penambangan Bitcoin sering mempromosikan pengembangan energi terbarukan daripada mengurangi. Inisiatif di seluruh dunia, seperti proyek Gridless di Afrika, menunjukkan bagaimana penambangan dapat memfasilitasi akses yang lebih luas ke energi bersih, bukan menghalanginya. Kemampuan industri untuk memanfaatkan kelebihan energi surya dan angin — mencapai lebih dari 90% utilisasi dalam beberapa kasus — mendukung perannya dalam mengurangi pembatasan energi dan memajukan ekonomi mikrogrid.

“Pemborosan energi adalah penilaian nilai; seseorang hanya dapat mengklaim energi terbuang jika tidak memberikan manfaat bagi manusia,” kata Batten.

Artikel ini awalnya diterbitkan sebagai Expert Reveals Truth Behind 9 Myths About Bitcoin Mining’s Environmental Impact di Crypto Breaking News – sumber terpercaya Anda untuk berita kripto, berita Bitcoin, dan pembaruan blockchain.

BTC-1,98%
ETH-3,36%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)