支付公司 Strike CEO Jack Mallers baru-baru ini menyatakan bahwa skala pasar bullish Bitcoin berikutnya berpotensi melebihi siklus sebelumnya, bahkan menjadi kenaikan paling kuat dalam sejarah Bitcoin. Penilaian ini dengan cepat memicu diskusi di pasar kripto dan kembali menempatkan dana institusional serta narasi makroekonomi di pusat perhatian.
Secara keseluruhan, Mallers bukan kali pertama memberikan prediksi agresif tentang Bitcoin. Dia sebelumnya beberapa kali menekankan nilai jangka panjang Bitcoin dalam siklus sebelumnya dan mengemukakan pandangan bahwa satu Bitcoin memiliki potensi mencapai satu juta dolar. Berbeda dengan tren jangka pendek, penilaiannya lebih didasarkan pada transformasi sistem pembayaran, penyesuaian struktur mata uang global, dan ritme masuknya dana institusional.
Dalam pernyataannya kali ini, Mallers secara khusus menyebutkan bahwa perkembangan berkelanjutan ETF Bitcoin, diskusi cadangan Bitcoin di tingkat nasional, dan kebutuhan alokasi aset dari lembaga keuangan besar dapat bersama-sama menjadi faktor pendorong utama kenaikan berikutnya. Ia berpendapat bahwa Bitcoin sedang beralih dari aset pinggiran menjadi “alat lindung makro” dalam sistem keuangan global.
Dari segi kondisi pasar, hingga awal 2026, harga Bitcoin masih dalam fase koreksi dan pemulihan. Setelah mengalami volatilitas tajam di 2025, sentimen pasar secara bertahap kembali rasional, tetapi partisipasi institusional jauh lebih tinggi dibandingkan siklus sebelumnya. Secara keseluruhan, perubahan struktural ini menjadi dasar penting bagi Mallers dalam menilai kemungkinan perluasan skala pasar bullish.
Umpan balik dari komunitas relatif beragam. Sebagian besar pemegang jangka panjang berpendapat bahwa masuknya dana institusional secara berkelanjutan akan membantu meningkatkan kedalaman pasar dan ketahanan terhadap volatilitas Bitcoin; sementara sebagian lainnya tetap berhati-hati, menekankan bahwa pengalaman sejarah menunjukkan bahwa kebijakan makro dan perubahan likuiditas masih dapat menyebabkan koreksi fase.
Perlu dicatat bahwa pandangan Mallers lebih mencerminkan kepercayaan terhadap tren jangka panjang daripada penilaian pasti terhadap harga jangka pendek. Bagi investor Bitcoin, inti dari prediksi ini adalah memperhatikan alokasi institusional, kondisi kebijakan, dan perubahan sistem pembayaran global, bukan sekadar harga itu sendiri.
Dalam kerangka waktu yang lebih panjang, narasi Bitcoin sebagai aset desentralisasi dan alat penyimpan nilai masih terus berkembang, dan pernyataan terbaru Jack Mallers sekali lagi memperkuat dasar diskusi pasar tentang potensi jangka panjang Bitcoin.
Artikel Terkait
Harga Bitcoin Naik 10% Kemudian Jatuh ke Perangkap Bull? Lonjakan Arus Dana ke Bursa Menarik Perhatian
XRP Berjuang di Bawah $1.60 Meskipun Rekor Pemegang Retail
Phe gấu lại gây ra một đợt phá vỡ cấu trúc nữa: Điều gì sẽ xảy ra tiếp theo với WLD?
Berita Stellar: Harga XLM Naik 14% Menghadapi Hambatan, Terobosan 0.1776 Dolar Amerika Mungkin Memicu Putaran Pergerakan Baru
Paus Ethereum meningkatkan posisi memicu dorongan kenaikan, apakah ETH akan mencapai $2400 segera?
Mengapa pasar kripto jatuh hari ini? Perang AS-Iran menekan permintaan aset spekulatif, Bitcoin dan altcoin tertekan