Gate News berita, 28 Maret, Biro Investigasi Pusat India (CBI) pada 26 Maret menangkap seorang tersangka bernama Sunil Nellathu Ramakrishnan (alias Krish), yang dituduh sebagai koordinator kunci dalam jaringan perdagangan lintas negara yang terkait dengan penipuan daring di Asia Tenggara. Otoritas mengidentifikasinya sebagai sosok inti yang membantu menipu warga negara India ke kawasan penipuan di Myanmar (khususnya daerah Myawaddy). Penyelidikan menunjukkan bahwa jaringan kriminal ini merekrut korban melalui lowongan pekerjaan bergaji tinggi yang palsu di Thailand, memindahkan mereka dari Delhi ke Bangkok, dan kemudian secara rahasia mengirimkan mereka ke Myanmar. Korban dipaksa untuk terlibat dalam berbagai aktivitas daring seperti penipuan investasi cryptocurrency, penipuan “sawing babi”, dan penipuan “penangkapan digital” di dalam kawasan tersebut. Karena skema ini memanfaatkan cryptocurrency untuk memungkinkan aliran dana lintas negara dengan cepat, hal ini meningkatkan kesulitan bagi penegakan hukum. Saat ini CBI telah menyita bukti digital yang terkait dengan operasi di Myanmar dan Kamboja di Mumbai, dan penyelidikan masih berlangsung.