Trading Fibonacci: Alat yang digunakan ribuan trader untuk menemukan level kunci

Mengapa trader terobsesi dengan Fibonacci?

Dalam dunia trading, terdapat puluhan indikator dan alat. Dari Bollinger Bands hingga MACD, melalui RSI dan moving averages, semuanya menjanjikan membantu Anda memprediksi pergerakan harga berikutnya. Tapi ada satu yang menonjol: retracement Fibonacci. Apa alasannya? Sudah lebih dari 700 tahun membuktikan bahwa ini bekerja, dan tidak hanya di pasar keuangan, tetapi di seluruh alam.

Hari ini kita akan melihat mengapa trading Fibonacci menjadi obsesi di kalangan analis teknikal, dan bagaimana Anda dapat menggunakannya dalam operasi Anda sendiri di saham, forex, atau cryptocurrency.

Dari angka ke level: Bagaimana sebenarnya cara kerjanya?

Retracement Fibonacci bukan sihir. Ini matematika murni.

Leonardo Fibonacci menemukan di abad XIII sebuah deret angka yang menakjubkan: setiap angka adalah jumlah dari dua angka sebelumnya. Jadi: 0, 1, 1, 2, 3, 5, 8, 13, 21, 34, 55, 89, 144… dan seterusnya tanpa batas.

Yang menarik adalah ketika membagi angka-angka ini satu sama lain. Jika Anda mengambil satu angka dan membaginya dengan angka berikutnya, selalu mendekati 0.618. Jika membagi angka dengan angka dua posisi di depan, hasilnya sekitar 0.382. Ulangi ini berkali-kali, dan Anda akan menemukan sebuah rasio yang muncul secara konstan: rasio emas (1.618).

Rasio ini muncul di cangkang, galaksi, piramida, bahkan di Mona Lisa. Ada di mana-mana. Dan menurut para trader, rasio ini juga ada di grafik harga.

Dari situlah level-level yang kita gunakan dalam fibonacci trading:

  • 23.6%
  • 38.2%
  • 50% (meskipun ini bukan rasio Fibonacci secara teknis)
  • 61.8%
  • 78.6%
  • 100%

Juga ada ekstensi di luar rentang ini: 161.8%, 261.8%, 423.6%.

Fibonacci trading dalam aksi: Bagaimana trader nyata menggunakannya

Bayangkan kita sedang dalam tren naik. Harga naik tajam lalu mulai mundur. Di sinilah fibonacci trading masuk.

Trader menggambar garis horizontal pada persentase tersebut antara titik terendah (100%) dan tertinggi (0%) dari tren. Ketika harga mulai mundur, level-level ini berfungsi sebagai support potensial. Jika harga memantul di 38.2%, itu bisa menjadi titik masuk yang menarik.

Dalam tren turun, kebalikannya terjadi: level-level ini menjadi resistance potensial di mana harga bisa menghadapi tekanan saat mencoba naik.

Strategi umum adalah: beli saat retracement di 38.2%, tetapkan target di 23.6%, dan tempatkan stop-loss di luar level 61.8%. Tapi semua ini sangat tergantung pada strategi dan toleransi risiko Anda.

Ekstensi Fibonacci: Lebih dari sekadar retracement

Fibonacci trading tidak terbatas pada menemukan support dan resistance dalam rentang saat ini. Anda juga bisa memproyeksikan ke depan.

Level ekstensi (138.6%, 150%, 161.8%, 261.8%, 423.6%) menunjukkan di mana pergerakan harga berikutnya mungkin berakhir. Mereka bukan sinyal langsung, tetapi menawarkan target potensial saat price action mengonfirmasi bahwa harga akan terus naik atau turun.

Fibonacci trading + indikator lain = Kekuatan

Ini dia kenyataan yang tidak nyaman: fibonacci trading sendiri tidaklah sempurna. Satu level Fibonacci saja bukanlah perintah beli atau jual.

Tapi ketika menggabungkan level-level ini dengan indikator lain seperti RSI, MACD, atau pola candlestick, situasinya berubah. Jika harga mencapai level Fibonacci DAN RSI Anda menunjukkan kondisi oversold, maka Anda memiliki konfluensi yang menarik.

Banyak trader profesional juga menggabungkan fibonacci trading dengan teori gelombang Elliott, menemukan korelasi antara struktur gelombang dan level-level kunci ini.

Realitas: Apakah ini berfungsi atau hanya kepercayaan kolektif?

Di sinilah beberapa trader memutar mata: angka Fibonacci tidak memiliki dasar ilmiah yang terbukti di pasar keuangan. Tidak ada hukum fisika yang memaksa harga untuk menghormati level ini.

Lalu, mengapa mereka berfungsi? Mungkin karena ribuan trader menggunakan fibonacci trading dan berharap harga akan memantul di level ini. Jika cukup banyak orang percaya pada sesuatu, pasar akan menghormatinya.

Ramalan yang menjadi kenyataan karena kepercayaan kolektif.

Mengelola risiko dengan Fibonacci

Jika Anda belajar menggunakan fibonacci trading, ingatlah ini: ini hanyalah alat, bukan sistem yang pasti. Pasar tetap tidak dapat diprediksi.

Oleh karena itu sangat penting:

  • Selalu gunakan stop-loss
  • Pertimbangkan konteks pasar secara keseluruhan
  • Gabungkan dengan indikator lain
  • Jangan bertaruh semua pada satu level saja

Fibonacci trading bisa sangat kuat jika digunakan dengan benar. Tapi manajemen risiko selalu yang utama.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)