Mengapa operasi di blockchain memerlukan biaya?
Dalam melakukan transaksi apa pun di Ethereum, pengguna akan menghadapi satu masalah yang tidak dapat dihindari: mengapa mengirim token, membeli NFT, bahkan hanya untuk mengakses data harus membayar biaya? Biaya ini disebut Gas Fee.
Secara sederhana, seperti mobil yang membutuhkan bahan bakar untuk memberikan tenaga, setiap operasi di blockchain memerlukan konsumsi sumber daya komputasi. Gas Fee pada dasarnya adalah biaya untuk sumber daya tersebut. Di platform kontrak pintar seperti Ethereum, penambang (atau validator) perlu melakukan perhitungan kompleks untuk memverifikasi transaksi, dan biaya Gas adalah kompensasi atas kerja keras mereka.
Yang menarik, bahkan jika transaksi gagal akhirnya, pengguna tetap harus membayar Gas Fee. Ini karena jaringan telah menghabiskan sumber daya komputasi untuk melakukan verifikasi, terlepas dari hasilnya. Sebaliknya, Bitcoin hanya mengenakan biaya saat transaksi berhasil. Mekanisme ini dirancang dengan tujuan ganda: pertama, melalui