Mengapa internet sangat antusias dengan “membuat dewa” dan “menghancurkan dewa”?
Sejak lahirnya internet, berbagai “dewa” terus bermunculan, bahkan ada yang percaya bahwa berbagi makan telur bisa menjadi “Dewa Telur”. Ada yang meragukan, para pengikut dewa pun akan menyerang balik.
Sebenarnya ini juga karena uang, modal memanusiakan simbol manusia, satu konten viral bisa menghasilkan uang lebih dari 1000 konten biasa, dan juga memenuhi kebutuhan spiritual manusia.
Dibandingkan membuat dewa, sebenarnya orang lebih suka menghancurkan dewa, mengikuti arus, iri hati dan ketidakseimbangan massa men
Lihat Asli