Long adalah alat utama dalam perdagangan kripto: dari teori ke praktik

Кrypto-trading memberikan peluang unik untuk menghasilkan uang terlepas dari arah pergerakan pasar. Dua pendekatan yang berlawanan — long adalah taruhan pada kenaikan, dan short adalah penghasilan dari penurunan harga — memungkinkan spekulan beradaptasi dengan kondisi apa pun. Mari kita pelajari bagaimana mekanisme ini bekerja, mengapa mereka berbeda dalam risiko dan potensi penghasilan, serta bagaimana menerapkan rasio long dan short untuk pengambilan keputusan trading.

Mengapa long adalah cara paling umum dalam trading?

Ketika trader membeli cryptocurrency dengan harapan harganya akan naik — ini adalah long klasik. Long adalah cara mendapatkan penghasilan berdasarkan prinsip sederhana “beli lebih murah, jual lebih mahal”. Dalam konteks cryptocurrency, strategi ini berarti membuka posisi untuk kenaikan nilai aset, baik itu bitcoin, ethereum, maupun altcoin.

Bagaimana long bekerja secara praktis:

  • Di pasar spot: membeli aset kripto dan menunggu harganya naik, lalu menjualnya dengan keuntungan
  • Di futures dan margin trading: membuka posisi panjang dengan leverage, yang meningkatkan baik penghasilan maupun risiko
  • Saat ini (09.01.2026) bitcoin diperdagangkan di level $90.43K, menarik trader untuk spekulasi jangka pendek maupun long jangka menengah

Karakteristik utama posisi long:

  • Arah: taruhan semata-mata pada kenaikan harga
  • Perlindungan modal: risiko terbatas pada jumlah investasi awal (dalam trading spot)
  • Skalabilitas penghasilan: keuntungan dapat meningkat seiring kenaikan harga aset, berpotensi tanpa batas atas

Long adalah instrumen untuk trader yang percaya pada tren naik pasar.

Short: penghasilan dari penurunan

Pendekatan berlawanan — short dalam cryptocurrency. Di sini trader berfungsi berbeda: pertama meminjam aset (misalnya, dari bursa), langsung menjualnya pada harga pasar saat ini, lalu menunggu penurunan harga, untuk membeli kembali aset tersebut lebih murah dan mengembalikan pinjaman, menyisakan selisihnya.

Bagaimana short dilakukan:

  • Meminjam cryptocurrency yang tidak dimiliki, dan segera menjualnya
  • Setelah harga turun, membeli kembali aset yang sama dengan harga lebih murah
  • Mengembalikan aset yang dipinjam, merealisasikan profit dari selisih harga

Karakteristik posisi short:

  • Arah: taruhan penuh pada penurunan harga
  • Risiko: bisa signifikan, karena harga aset bisa naik tanpa batas
  • Batas keuntungan: penghasilan terbatas, karena harga tidak akan turun di bawah nol

Short adalah instrumen untuk trader yang mengantisipasi periode bearish di pasar.

Analisis perbandingan: long dan short berdampingan

Parameter Long Short
Prediksi harga Kenaikan Penurunan
Tindakan awal Membeli Menjual
Risiko Terbatas pada investasi Potensial tidak terbatas
Potensi keuntungan Tidak terbatas Hingga nol
Kondisi pasar Pasar bullish Pasar bearish
Kompleksitas Sederhana Membutuhkan pengalaman

Skenario trading praktis dengan long dan short

Skenario 1: Long sukses di pasar yang naik

Misalnya, trader membuka posisi long pada bitcoin di harga $85.000 dengan leverage 5x, membeli setara 1 BTC. Ketika harga naik ke $95.000, posisi ditutup. Tanpa memperhitungkan biaya, keuntungan adalah $50.000 (dari selisih dasar $10.000, dikalikan leverage).

Skenario 2: Trading short saat koreksi

Trader melihat puncak di level $92.000 dan menduga akan terjadi koreksi. Membuka short dengan leverage 8x pada 1 BTC. Ketika harga koreksi ke $75.000, posisi ditutup dengan keuntungan $136.000 (dari selisih $17.000 × leverage 8).

Kedua skenario ini menunjukkan bagaimana long dan short adalah instrumen saling melengkapi untuk mendapatkan keuntungan dari volatilitas pasar kripto.

Rasio long dan short: indikator sentimen pasar

Rasio long-short menunjukkan proporsi antara posisi panjang dan pendek yang terbuka di pasar. Indikator ini mengungkapkan apa yang diharapkan trader.

Interpretasi rasio:

  • Nilai tinggi (misalnya 3:1): mayoritas trader membuka posisi long, yang bisa menandakan pasar overbought dan kemungkinan pembalikan ke bawah
  • Nilai rendah (misalnya 0.4:1): dominasi short, menunjukkan kemungkinan oversold dan potensi rebound harga ke atas
  • Rasio seimbang (dekat 1:1): pasar dalam ketidakpastian, trader terbagi

Cara menggunakan rasio dalam trading:

  1. Sinyal kontra: nilai ekstrem sering menandakan pembalikan tren
  2. Konfirmasi: kondisi seimbang bisa menunjukkan kelanjutan tren saat ini
  3. Manajemen risiko: membantu menentukan titik masuk dan ukuran posisi yang optimal

Data rasio long dan short tersedia secara real-time di sebagian besar platform besar.

Manajemen risiko dalam trading long dan short

Untuk posisi long:

  • Pasang stop-loss di bawah titik masuk untuk meminimalkan kerugian jika prediksi salah
  • Di pasar spot, risiko terbatas pada modal yang diinvestasikan, tetapi di futures dengan leverage bisa melebihi deposit awal
  • Hindari leverage berlebihan jika Anda pemula

Untuk posisi short:

  • Risikonya tidak terbatas, jadi penggunaan stop-loss sangat penting
  • Jangan pernah membuka short tanpa level keluar yang jelas
  • Volatilitas tinggi bisa menyebabkan likuidasi posisi secara cepat

Memilih strategi: bagaimana tahu apakah long cocok atau short?

Keputusan antara long dan short didasarkan pada beberapa faktor:

Analisis kondisi pasar:

  • Gunakan analisis teknikal (level support/resistance, tren, pola)
  • Pelajari faktor fundamental (berita proyek, kejadian makroekonomi)
  • Pantau kondisi emosional pasar melalui indikator seperti RSI dan MACD

Evaluasi toleransi risiko pribadi:

  • Long di pasar spot adalah opsi paling aman untuk pemula
  • Short membutuhkan pengalaman, pemahaman mekanisme margin trading, dan kestabilan psikologis

Penentuan horizon investasi:

  • Spekulasi jangka pendek cocok untuk kedua pendekatan, tetapi memerlukan pemantauan terus-menerus
  • Investasi jangka panjang biasanya terkait dengan long dan hold

Rekomendasi praktis untuk trader pemula dan berpengalaman

  1. Pembelajaran sebelum trading: pelajari dasar-dasar analisis teknikal, jenis order, dan mekanisme leverage sebelum menginvestasikan uang
  2. Mulai dari posisi kecil: uji strategi di akun demo atau dengan modal minimal
  3. Kelola emosi: patuhi rencana, hindari panik dan serakah yang sering menyebabkan kerugian
  4. Pantau rasio long dan short: gunakan indikator ini untuk mengonfirmasi atau membantah analisis Anda
  5. Catat semua transaksi: tuliskan alasan masuk dan keluar, hasilnya — ini akan membantu meningkatkan keahlian
  6. Gunakan stop-loss secara konsisten: jangan pernah membuka posisi tanpa rencana keluar yang jelas

Kesimpulan: long adalah pilihan, bukan satu-satunya jalan

Long adalah taruhan pada kenaikan pasar kripto, dan short adalah peluang untuk mendapatkan keuntungan dari penurunannya. Keduanya diperlukan dalam arsenal trader, karena pasar bersiklus — periode kenaikan digantikan koreksi dan fase bearish.

Memahami perbedaan posisi panjang dan pendek, menggunakan rasio long dan short secara bijak, dan yang terpenting — disiplin dalam manajemen risiko — adalah tiga pilar keberhasilan dalam crypto trading. Mulailah belajar, tingkatkan keahlian secara praktis, dan secara bertahap Anda akan mampu beradaptasi dengan kondisi pasar apa pun, apakah bitcoin naik atau koreksi ke bawah.

BTC1,46%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)