Raoul Pal, mantan direktur Goldman Sachs dan strategi makro, berpendapat bahwa siklus Bitcoin telah berubah, dengan puncak pasar baru mungkin hanya muncul pada pertengahan tahun 2026. Ia beranggapan bahwa halving bukan lagi faktor penentu, tetapi Bitcoin terikat erat dengan siklus ekonomi global, di mana indeks ISM Amerika berperan sebagai indikator.
Selama tiga tahun terakhir, ISM tetap di bawah 50, mencerminkan resesi yang berkepanjangan dan memberikan tekanan kuat pada aset berisiko, termasuk Bitcoin. Selain itu, penundaan Departemen Keuangan Amerika dalam jangka waktu obligasi dari 4 menjadi 5 tahun selama periode 2021–2022 telah “memundurkan ritme” siklus ekonomi, mengubah model tradisional 4 tahun menjadi 5 tahun.
Menurut Pal, ekonomi global belum memasuki fase ekspansi, sehingga kemungkinan ledakan besar hanya akan terjadi pada kuartal II/2026. Dia menyarankan investor untuk bersabar daripada berharap bull run segera terjadi pada tahun 2025.
Penafian: Informasi di halaman ini dapat berasal dari pihak ketiga dan tidak mewakili pandangan atau opini Gate. Konten yang ditampilkan hanya untuk tujuan referensi dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Gate tidak menjamin keakuratan maupun kelengkapan informasi dan tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang timbul akibat penggunaan informasi ini. Investasi aset virtual memiliki risiko tinggi dan rentan terhadap volatilitas harga yang signifikan. Anda dapat kehilangan seluruh modal yang diinvestasikan. Harap pahami sepenuhnya risiko yang terkait dan buat keputusan secara bijak berdasarkan kondisi keuangan serta toleransi risiko Anda sendiri. Untuk detail lebih lanjut, silakan merujuk ke
Penafian.
Artikel Terkait
Pembaruan kinerja CoinDesk 20: Bitcoin Cash (BCH) naik 2,3%, memimpin indeks lebih tinggi
CoinDesk Indices melaporkan pembaruan pasar harian dari Indeks CoinDesk 20, saat ini berada di 2025.84, naik 0,2%. Para pemimpin termasuk BCH dan SOL, sementara APT dan ICP tertinggal.
CoinDesk7menit yang lalu
Situasi Timur Tengah Meningkat Mendorong Rebound, Bitcoin Bertahan di 70000 Dolar, Ethereum dan Solana Mengalami Penguatan Bersamaan
24 Maret, pasar kripto rebound akibat eskalasi situasi Timur Tengah, Bitcoin naik 3.1% menjadi 70.352 dolar, koin-koin utama lainnya juga mengalami kenaikan. Arab Saudi dan UEA bersiap melakukan aksi militer, mendorong kenaikan harga minyak. Secara keseluruhan, pasar memperhatikan perubahan risiko geopolitik dan aliran dana, sementara pasar tradisional mengalami tekanan.
GateNews23menit yang lalu
Trader James Wynn Membuka Posisi Short BTC dengan Leverage 40x Setelah Likuidasi
Gate News reports that on March 24, according to Onchain Lens monitoring, trader James Wynn opened a 40x leveraged BTC short position again after experiencing a complete liquidation.
GateNews31menit yang lalu