Federal Reserve mengusulkan penetapan bobot margin awal untuk produk derivatif cryptocurrency

PANews 13 Februari, menurut laporan Cointelegraph, Federal Reserve merilis laporan analisis baru pada hari Rabu yang menyarankan agar cryptocurrency diklasifikasikan sebagai kategori aset independen untuk persyaratan margin awal di pasar derivatif “belum diselesaikan” (termasuk perdagangan over-the-counter dan transaksi lain yang tidak melalui clearinghouse terpusat). Laporan menunjukkan bahwa aset kripto yang berfluktuasi seperti Bitcoin, Ethereum, dan aset kripto berbasis stabilitas seperti stablecoin memiliki volatilitas yang berbeda secara signifikan dari kategori aset tradisional, sehingga tidak dapat diterapkan model margin awal standar yang mengklasifikasikan risiko berdasarkan suku bunga, saham, valuta asing, dan komoditas.

Penulis menyarankan agar risiko dari kedua kategori aset kripto ini diberi bobot risiko yang berbeda, dan dapat dibuat indeks acuan yang terdiri dari setengah aset digital yang berfluktuasi dan setengah stablecoin yang terikat, sebagai variabel proxy untuk mensimulasikan volatilitas dan perilaku pasar kripto, guna menyesuaikan bobot risiko yang lebih akurat. Margin awal adalah mekanisme pengendalian risiko inti di pasar derivatif, di mana trader harus menahan jaminan untuk melindungi dari risiko gagal bayar pihak lawan. Volatilitas tinggi dari aset kripto berarti trader harus menyediakan buffer jaminan yang lebih tinggi. Laporan ini mencerminkan bahwa tingkat federal di Amerika Serikat sedang mempersiapkan secara teknis untuk memasukkan aset kripto ke dalam kerangka regulasi yang ada.

Lihat Asli
Penafian: Informasi di halaman ini dapat berasal dari pihak ketiga dan tidak mewakili pandangan atau opini Gate. Konten yang ditampilkan hanya untuk tujuan referensi dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Gate tidak menjamin keakuratan maupun kelengkapan informasi dan tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang timbul akibat penggunaan informasi ini. Investasi aset virtual memiliki risiko tinggi dan rentan terhadap volatilitas harga yang signifikan. Anda dapat kehilangan seluruh modal yang diinvestasikan. Harap pahami sepenuhnya risiko yang terkait dan buat keputusan secara bijak berdasarkan kondisi keuangan serta toleransi risiko Anda sendiri. Untuk detail lebih lanjut, silakan merujuk ke Penafian.

Artikel Terkait

Former UK Prime Minister Boris Johnson Calls Bitcoin a Ponzi Scheme

Former UK prime minister Boris Johnson sparked a fresh volley of criticism around Bitcoin by labeling it a Ponzi scheme in a Daily Mail op-ed. He recounts a personal anecdote: a friend who handed over 500 pounds, or about $661, to a promoter who promised to “double his money” via BTC, only to be

CryptoBreaking3menit yang lalu

Price Predictions 3/13: BTC ETH BNB XRP SOL DOGE HYPE ADA BCH XMR

The article discusses price predictions for various cryptocurrencies including BTC, ETH, BNB, XRP, SOL, DOGE, HYPE, ADA, BCH, and XMR, providing insights into market trends and forecasts.

CryptoBreaking7menit yang lalu

Bitcoin ETFs Extend Five-Day Streak With $180 Million Inflows

Bitcoin exchange-traded funds (ETFs) extended their inflow streak to five consecutive days with $180 million in new capital. Ether and solana ETFs also posted gains, while XRP ETFs recorded no trading activity. Inflow Momentum Continues as Bitcoin, Ether ETFs Stay Green The steady march of

Coinpedia57menit yang lalu

Bitcoin Hits $69K Triggering $192M Liquidations As Traders Eye Next Move

_Bitcoin moved to $69K liquidated $103M in short positions within a $192M total market wipeout._ _Key liquidity clusters now sit between $66K–$69K and $71K–$74K creating a balanced market setup._ _Traders monitor whether BTC holds above $69K or targets lower liquidity near $66K._ Bitcoi

LiveBTCNews59menit yang lalu

Bitcoin Policy Institute Pushes Fed to Revise Bitcoin Risk Rules

U.S. regulators are preparing to release new banking rules that will affect how banks handle digital assets on their balance sheets. The Bitcoin Policy Institute plans to challenge how the framework classifies Bitcoin risk. The group aims to influence upcoming Federal Reserve proposals linked to

CryptoBreaking1jam yang lalu
Komentar
0/400
Tidak ada komentar