Bitcoin Holds Steady Amid Middle East Escalation

BTC-1,85%
DOGE-3,25%
SOL-1,36%
BNB-2,18%
  • Bitcoin holds $70K despite Middle East tensions, showing strong market resilience.
  • Exchange-held Bitcoin drops to lowest since 2017, signaling investor confidence in holding.
  • Oil infrastructure threats stir volatility, but crypto traders now price conflict risks calmly.

Cryptocurrency markets are navigating turbulence as the Iran-Israel-US conflict intensifies, showing surprising resilience despite high geopolitical tension. Analysts report that optimism for a swift resolution peaked after former US President Donald Trump stated the US would “win very decisively.”

However, recent retaliatory strikes and coverage of the conflict in the media have had an effect on social sentiment in recent days. Additionally, social media mentions that include “war” or “conflict” and “end” or “over” are starting to pick up as the week progresses, indicating that market sentiment remains highly attuned to geopolitical events.

Besides geopolitical sentiment, the fundamental Bitcoin dynamics reflect strong investor confidence. According to Santiment, the percentage of Bitcoin held on exchanges has dropped to its lowest level since November 2017. This indicates a growing preference for long-term holding rather than reactive selling, even amid conflict-driven volatility.

Market Response Shows Growing Stability

Two weeks into the Middle Eastern war, Bitcoin trades near $70,000, only slightly down after the US targeted Iran’s Kharg Island crude export facility. The cryptocurrency briefly hit a high of $73,838 last Friday before giving back 3.5% due to the strike.

However, the pullback was contained, indicating that the market participants have now developed a framework for pricing the risks of the conflicts in real time. Ether rose by 5.5% to $2,090, Dogecoin rose by 5%, Solana rose by 4.2% to $88, and BNB rose by 4.5% to $655.

Additionally, Trump’s remarks on Kharg Island introduced new market variables. He emphasized sparing oil infrastructure “for reasons of decency” but warned he would “immediately reconsider” if Iran blocked the Strait of Hormuz. Iran responded, stating any strike on energy assets would trigger retaliatory attacks on U.S.-linked facilities.

Consequently, any future energy infrastructure conflict could dramatically disrupt supply and elevate market volatility, with the IEA already citing this as the largest potential supply crisis in history.

Penafian: Informasi di halaman ini dapat berasal dari pihak ketiga dan tidak mewakili pandangan atau opini Gate. Konten yang ditampilkan hanya untuk tujuan referensi dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Gate tidak menjamin keakuratan maupun kelengkapan informasi dan tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang timbul akibat penggunaan informasi ini. Investasi aset virtual memiliki risiko tinggi dan rentan terhadap volatilitas harga yang signifikan. Anda dapat kehilangan seluruh modal yang diinvestasikan. Harap pahami sepenuhnya risiko yang terkait dan buat keputusan secara bijak berdasarkan kondisi keuangan serta toleransi risiko Anda sendiri. Untuk detail lebih lanjut, silakan merujuk ke Penafian.

Artikel Terkait

Pasar menunggu keputusan Federal Reserve, Bitcoin bergerak sideways di level tertinggi 7.4 ribu dolar

Situasi Timur Tengah terus tegang, investor memperhatikan dampak harga minyak tinggi terhadap inflasi dan keputusan suku bunga Federal Reserve. Saham AS naik sedikit, saham energi berkinerja baik, bitcoin berkonsolidasi di sekitar 7.4 ribu dolar. Pasar mengantisipasi Federal Reserve mempertahankan suku bunga tetap tidak berubah, memperhatikan komentar Powell.

GateNews35menit yang lalu

3/16 Ramalan Harga: SPX, DXY, BTC, ETH, BNB, XRP, SOL, DOGE, ADA, HYPE

Bitcoin (CRYPTO: BTC) bergerak menuju resistansi kunci mendekati $74,508, sebuah level yang diawasi dengan cermat oleh para trader untuk mencari tanda-tanda breakout yang berkelanjutan. Pergerakan ini terjadi ketika indikator on-chain menunjukkan minat beli yang diperbaharui dari dompet ukuran menengah, dengan alamat yang memegang antara 10 dan 10,000 BTC

CryptoBreaking46menit yang lalu

Morgan Stanley: Pasar Crypto ETF Masih dalam Tahap Awal, 80% Perdagangan Berasal dari Akun Investasi Mandiri

Kepala Aset Digital Morgan Stanley, Amy Oldenburg, menyatakan dalam puncak blockchain bahwa pasar crypto ETF masih berada pada tahap awal, dengan permintaan utama berasal dari investor mandiri. Morgan Stanley berencana untuk memungkinkan klien membeli Bitcoin ETF mulai 2024 dan secara bertahap memperluas aksesibilitas. Tingkat partisipasi institusional meningkat, dengan beberapa lembaga keuangan besar menetapkan alokasi aset kripto sebesar 1% hingga 4%.

GateNews46menit yang lalu

CryptoQuant: Jika BTC terus naik atau menghadapi hambatan di kisaran 75.000 hingga 85.000 dolar AS

Sebelum Federal Reserve mengumumkan keputusan suku bunga, analisis CryptoQuant menunjukkan sentimen pasar derivatif berubah menjadi bullish, dan harga Bitcoin mungkin menghadapi resistensi di kisaran 75,000 hingga 85,000. Posisi long meningkat, funding rate berubah menjadi positif, namun jika terus naik perlu waspada terhadap level resistensi.

GateNews46menit yang lalu
Komentar
0/400
Tidak ada komentar